Renegosiasi dengan Lessor, Garuda Indonesia Tekan Biaya Sewa Pesawat Rp159 Miliar/Bulan
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 01:27 WIB
loading...
Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, mencatat hasil program restrukturisasi mampu menekan biaya sewa pesawat sebesar 11 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp159 miliar per bulan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk , mencatat hasil program restrukturisasi mampu menekan biaya sewa pesawat sebesar 11 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp159 miliar per bulan. Angka tersebut tercatat sejak restrukturisasi dijalankan pada akhir 2020 lalu.
Baca Juga: InsyaAllah, Rencana Bisnis Baru Garuda Indonesia Dibeberkan Minggu Depan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda, Prasetio mencatat, restrukturisasi berupa renegosiasi biaya pesawat dengan lessor atau perusahaan penyewa pesawat dengan memperpanjang jangka waktu sewa selama 4-6 tahun.
"Rata-rata hasil dari restrukturisasi dapat menekan biaya sekitar 11 juta dolar AS per bulan dengan memperpanjang jangka waktu sewa sekitar 4-6 tahun, itu yang dilakukan dengan cara renegosiasi biaya pesawat," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda, Prasetio, Kamis (19/8.
Dalam renegosiasi sewa pesawat, tercatat dari total 142 armada yang dimiliki emiten pelat merah, hanya 41 unit yang mengudara saat pandemi Covid-19.
Baca Juga: InsyaAllah, Rencana Bisnis Baru Garuda Indonesia Dibeberkan Minggu Depan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda, Prasetio mencatat, restrukturisasi berupa renegosiasi biaya pesawat dengan lessor atau perusahaan penyewa pesawat dengan memperpanjang jangka waktu sewa selama 4-6 tahun.
"Rata-rata hasil dari restrukturisasi dapat menekan biaya sekitar 11 juta dolar AS per bulan dengan memperpanjang jangka waktu sewa sekitar 4-6 tahun, itu yang dilakukan dengan cara renegosiasi biaya pesawat," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda, Prasetio, Kamis (19/8.
Dalam renegosiasi sewa pesawat, tercatat dari total 142 armada yang dimiliki emiten pelat merah, hanya 41 unit yang mengudara saat pandemi Covid-19.
Lihat Juga :