Data Tak Sesuai, Jangan Ngarep Dapat BLT PPKM Rp600 Ribu!

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 20:41 WIB
loading...
Data Tak Sesuai, Jangan...
Ilustrasi pengambilan bansos tunai di Kantor Pos. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Pos Indonesia memastikan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tepat sasaran dan tepat jumlah sampai ke daerah terluar Indonesia. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut sudah memasuki tahap lanjutan yang akan selesai pada akhir bulan ini.

"Kita maksimalkan pada jaringan dan pola kerja yang tersistematis, sehingga penyaluran BST berjalan baik, termasuk ke daerah terluar yang sulit dijangkau. Kita harus pastikan Bantuan Sosial Tunai dari pemerintah harus sampai ke seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 524 wilayah kabupaten kota, lebih dari 83.447 wilyah kelurahan dan desa," kata Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal R. Djoemadi melalui keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Baca Juga: Kabar Baik! BLT PPKM Rp600 Ribu Cair Lagi Lewat Kantor Pos

Dia memastikan akan terus menjalankan kepercayaan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan Bansos Tunai ke 524 wilayah kabupaten/kota dan sekitar 83.447 kelurahan/desa. Seperti diketahui, Kemensos menyalurkan Bansos Tunai terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berlevel untuk 10 juta masyarakat tidak mampu di 33 Provinsi di Indonesia.

Bansos Tunai tersebut merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya sempat terhenti pada April 2021. Pada tahap ini ini keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan Rp300.000 per bulan, dan diberikan dua bulan sekaligus sebesar Rp600.000 per KPM. "Untuk Bantuan Sosial Tunai tahap lanjutan akan disalurkan hingga Agustus 2021 kepada semua keluarga penerima manfaat diseluruh wilayah Indonesia," ujar Dirut PT Pos.

Dia mengungkapkan, tidak ada kendala yang berarti dalam proses penyaluran Bansos Tunai. Dengan segala sumber daya yang dimiliki, PT Pos Indonesia memastikan penyaluran Bansos Tunai tepat jumlah dan tepat sasaran. Faizal menjelaskan, PT Pos tidak akan menyalurkan dana Bansos Tunai apabila data penerima tidak sesuai dengan basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos). "Misalnya, nama penerima berbeda dengan data yang terdaftar, alamat salah, atau tidak bisa ditemukan" tutur Faizal.

Baca Juga: Terungkap! Perampok Dana BLBI Ternyata Banyak Sembunyi di Singapura

Ia pun berpesan kepada seluruh Insan Pos yang berada dilapangan agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat melakukan penyaluran Bansos Tunai, karena berinteraksi langsung dengan KPM. "Saya mengingatkan kepada seluruh petugas, untuk tetap mengantisipasi agar tidak ada kerumunan di Kantor Pos. Pembagian harus diberikan kuota dan terjadwal serta selalu memperhatikan protokol kesehatannya," tuturnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BLT Kesra Cair Rp900...
BLT Kesra Cair Rp900 Ribu, Penerima Manfaat: Lumayan Buat Dapur
Politisasi Bansos Jadi...
Politisasi Bansos Jadi Sorotan, Puluhan Ekonom Minta Setop
Pos Indonesia Jamin...
Pos Indonesia Jamin Penyaluran Tiga Bansos di Wilayah 3T Tepat Waktu
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bansos ke Warga Terdampak Erupsi Semeru
Wajib Tahu! Begini Mekanisme...
Wajib Tahu! Begini Mekanisme Penyaluran dan Pencairan BSU melalui PT Pos Indonesia
Terungkap! Alasan BSU...
Terungkap! Alasan BSU Rp600.000 Batal Cair Lewat Kantor Pos Minggu Ini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Mensos: Bansos Tidak...
Mensos: Bansos Tidak Boleh untuk Bayar Utang, Nyicil Rumah, atau Beli Rokok
Bambang Widjojanto Sebut...
Bambang Widjojanto Sebut Bansos Jadi Sumber Kerusakan Bangsa
Rekomendasi
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Infografis
Militer Zionis Israel...
Militer Zionis Israel Akui Hamas Tak Dapat Dilenyapkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved