Diskon Pajak Menciut Jadi 25%, Target Penjualan Mobil Bisa Meleset
Jum'at, 03 September 2021 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga sudah meminta kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memperpanjang diskon PPnBM 100% sampai akhir tahun ini. Namun, menurut Jongkie, belum ada kepastian terkait keputusan tersebut. "Kami masih menunggu keputusan pemerintah. Gaikindo tetap berharap agar stimulus ini dapat diperpanjang sampai akhir tahun 2021," tuturnya.
Baca juga: 7 Tips Mengendarai Mobil Manual Saat Berada di Belokan
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan, apabila diskon PPnBM turun menjadi 25% maka agak berat untuk mencapai target penjualan mobil sebesar 750.000 unit pada tahun 2021.
Sepanjang Januari hingga Juli 2021 penjualan mobil nasional sudah mencapai 460.105 unit. Menurut Kukuh, dengan sisa 4 bulan lagi maka cukup berat untuk mengejar penjualan mobil jika diskon PPnBM diturunkan menjadi 25%.
"Di Desember pun biasanya tidak penuh karena banyak orang liburan. Harapan kami stimulus bisa diperpanjang karena sebetulnya yang memanfaatkan konsumen dan yang lebih penting lagi ekosistem industri kita kemudian bergerak kembali," paparnya.
Baca juga: 7 Tips Mengendarai Mobil Manual Saat Berada di Belokan
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan, apabila diskon PPnBM turun menjadi 25% maka agak berat untuk mencapai target penjualan mobil sebesar 750.000 unit pada tahun 2021.
Sepanjang Januari hingga Juli 2021 penjualan mobil nasional sudah mencapai 460.105 unit. Menurut Kukuh, dengan sisa 4 bulan lagi maka cukup berat untuk mengejar penjualan mobil jika diskon PPnBM diturunkan menjadi 25%.
"Di Desember pun biasanya tidak penuh karena banyak orang liburan. Harapan kami stimulus bisa diperpanjang karena sebetulnya yang memanfaatkan konsumen dan yang lebih penting lagi ekosistem industri kita kemudian bergerak kembali," paparnya.
(ind)
Lihat Juga :