Menjalankan Roda Bisnis Baja, GRP Tidak Melupakan Lingkungan

Sabtu, 11 September 2021 - 13:34 WIB
loading...
Menjalankan Roda Bisnis...
Teken MoU dengan komunitas penggerak sosial IPB University, Bogor menjadi bukti bahwa Gunung Raja Paksi (GRP) dalam menjalankan roda bisnis, juga berkomitmen memperhatikan faktor lingkungan. Foto/Dok
A A A
BOGOR - PT Gunung Raja Paksi, Tbk atau GRP menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Sharingyuk, komunitas penggerak sosial IPB University, Bogor. Kerja sama dilakukan dalam hal riset, green environment, dan pelestarian lingkungan di kawasan perusahaan. Penandatanganan dilakukan di kantor pusat perusahaan baja swasta nasional tersebut, di Cikarang, Jumat (10/9/2021).

Baca Juga: Industri Baja Domestik Mulai Bangkit, GRP Raup Laba Bersih USD7.40 Juta

Presiden Komisaris GRP, Tony Taniwan menerangkan, kerjasama tersebut menjadi bukti, bahwa dalam menjalankan roda bisnis, GRP juga berkomitmen memperhatikan faktor lingkungan . Dimana hal ini merupakan salah satu elemen penting dari penerapan Environmental Social Governance (ESG).

“GRP memang peduli terhadap lingkungan. Itulah sebabnya saya berharap, kerjasama antara GRP dan IPB University akan semakin memperkuat penerapan ESG, termasuk faktor lingkungan,” jelas Tony kepada media.

Apalagi lanjutnya, ESG juga sejalan dengan budaya korporasi GRP, yaitu Manajemen TAP (Transparan, Accountable dan Professional). “Budaya korporasi tersebut, sangat mendukung penguatan ESG pada semua lini bisnis GRP,” tegasnya.

Tony menuturkan, kerjasama tersebut memang strategis. Karena seperti diketahui, bahwa bahwa ESG menjadi tren dan memiliki nilai penting dalam dunia bisnis kekinian dan di masa mendatang.

“ESG bisa menjadi alat ukur keberlanjutan dan dampak sosial dari investasi perusahaan atau bisnis di masa depan,” kata Tony.

GRP, jelas Tony, sebenarnya sudah lama menjalankan roda bisnis berwawasan lingkungan. Banyak investasi perusahaan mengacu pada kriteria ramah lingkungan. Termasuk di antaranya, penggunaan energi hijau dan penerapan sistem manajemen risiko yang efektif dalam pengelolaan risiko lingkungan.

“Makanya tak heran, imbuhnya, jika GRP menerima sertifikasi Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sepuluh kali berturut-turut,” pungkasnya.

Pembina Sharingyuk sekaligus Dosen Sekolah Bisnis IPB University, Dr. Asep Taryana, S.TP,MM mengatakan, kerjasama tersebut diharapkan bisa memberikan nilai positif. Melalui kerjasama ini, lanjutnya, diharapkan tercipta dampak ekosistem yang memberikan green economy.

“Bukan hanya dampak pada sistem, tetapi juga dampak sosial kepada karyawan dan lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga: Dukung Harapan Jokowi Soal Ekonomi Hijau, PT KHE Kembangkan PLTA Kayan Cascade

Sebagai bagian implementasi konsep ESG, kerjasama tersebut juga sangat strategis. Pasalnya lanjut dia, perspektif industri saat ini tidak hanya dilihat dari sudut pandang keberlangsungan (sustainibilitas) profit. “Tak kalah penting, bahwa sebagai industri baja, GRP mampu memanfaatkan ruang hijaunya,” kata dia.

Dengan lebih concern pada ekonomi hijau, menurut Asep, GRP juga dinilai bisa meningkatkan daya saing. Sebab saat ini value corporate tidak semata-mata dilihat dari kualitas produk serta kepiawaian mengelola SDM dan raw materials. Lebih dari itu, juga dilihat dari kepedulian terhadap lingkungan.

“Perusahaan seperti ini akan menjaga keberlangsungan. Bukan hanya di Indonesia, ini sudah jadi konsesus dunia. Yakni, perusahaan yang concern terhadap lingkungan akan mendapat nilai lebih tinggi, terutama dari sisi trust kemitraan dalam menjalin usaha,” pungkas Asep.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
PLN EPI Tanam 2.500...
PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang untuk Lindungi Pesisir Lombok
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Implementasi ESG, PLN...
Implementasi ESG, PLN EPI Bersihkan Sampah dan Lepas Ribuan Ikan di Ciliwung
Earth Hour 2026, BCA...
Earth Hour 2026, BCA Padamkan Lampu dan Peralatan Elektronik Non-Esensial
Gerakan Plogging Dorong...
Gerakan Plogging Dorong Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan di Bali
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Rekomendasi
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Berita Terkini
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menghadapi Tekanan Ekonomi,...
Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved