Program Kartu Prakerja Didorong Gali Potensi Keterampilan Digital

loading...
Program Kartu Prakerja Didorong Gali Potensi Keterampilan Digital
Pelatihan Program Kartu Prakerja tidak sekedar membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan. Melalui program tersebut diharapkan lahir inovator-inovator unggul menguasai teknologi digital. Foto/Dok
JAKARTA - Pelatihan Program Kartu Prakerja tidak sekedar membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan. Melalui program tersebut diharapkan lahir inovator-inovator unggul menguasai teknologi digital .

"Kartu Prakerja didorong untuk meningkatkan keterampilan digital termasuk para mahasiswa lulusan baru. Peserta program kartu prakerja harus mampu menggali potensi digitalisasi ini," ujar Anggota DPR Komisi I Nurul Arifin saat diskusi Aptika Kominfo seperti dikutip dari keterangannya, Minggu (12/9/2021).

Baca Juga: Kisah Alumni Program Kartu Prakerja: Membantu Perjalanan Karir hingga Asmara

Menurut dia menggali potensi di bidang digital melalui program kartu prakerja telah ditekankan berulang kali oleh Menteri Koordinator Airlangga Hartarto. Program kartu prakerja diluncurkan bukan sekedar trampil memperoleh pekerjaan tapi juga harus memiliki skill digital sebagai tuntutan industri 4.0.



"Ini salah satu bentuk adaptasi yang dilakukan oleh Pak Airlangga. Apalagi bagi lulusan mahasiswa baru itu sebuah kewajiban," kata dia.

Dia mengatakan, ketrampilan digital semakin penting di masa pandemi Covid-19. Pasalnya banyak kegiatan yang dilakukan melalui internet. Bahkan bekerja hingga belajar dituntut untuk menguasai teknologi digital.

"Tantangannya ialah memperbaiki infrastruktur sesuai dengan kebutuhan internet agar semakin memadai," kata dia.

Baca Juga: Pelaksana Program Kartu Prakerja: Ibarat Makan Prasmanan, Peserta Bebas Pilih Lauk Pauk

Hal senada juga diungkapkan praktisi digital Istia Sofyania. Industri 4.0 dituntut untuk menguasai digitalisasi . "Seluruh lini sudah berubah dengan smart intelligence sehingga harus mampu beradaptasi dari tahun ke tahun," ujarnya.

Sambung dia menerangkan, dunia kerja juga terus mengikuti perkembangan teknologi. Banyak muncul pekerjaan baru menenggelamkan pekerjaam lama. Pekerja musik pun kini banyak yang beralih menggunakan teknologi digital. "Sebab itu menguasai digital penting untuk beradaptasi dengan pekerjaan baru," ungkapnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top