Pekerjanya Paling Banyak di PHK, Begini Nasib Perusahaan Konstruksi

Selasa, 02 Juni 2020 - 14:41 WIB
loading...
A A A
Hanya Hutama yang Naik

Kontrak baru yang merosot juga dialami oleh PT PP Tbk. Di kuartal pertama tahun ini hanya bisa menggengam kontrak baru senilai Rp 5,2 triliun atau setara 12,9% dari target tahun ini sebesar Rp40,3 triliun. raihan Kontrak baru ini merosot 46,94% dibandingkan hasil di kuartal I 2019 yang mencapai Rp9,80 triliun.

Diantara perusahaan konstruksi pelat merah, dari sisi kontrak baru yang berhasil didapat, sepertinya hanya PT Hutama Karya (Persero) yang masih bisa tumbuh. SEVP of Corporate Secretary Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan sepanjang kuartal I tahun 2020 pihaknya mampu mencatatkan kontrak baru sebesar Rp8,5 triliun atau naik tinggi sebanyak 104,62%.

Kontrak baru Hutama Karya memang melesat tinggi, maklum saja BUMN yang satu ini memang mendapat penugasan dari pemerintah untuk membangun Tol Trans Sumatera. Pembangnan tol sepanjang 2.800 Km ini dianggarkan akan memakan biaya hingga Rp476 triliun

Jika tadi gambaran kinerja dari BUMN kontrsuksi, bagaimana dengan persahaan konstruksi swasta? Ternyata kondisnya sama saja. Seperti yang dialami PT Total Bangun Persada Tbk. pada kuartal pertama tahun ini laba bersihnya merosot sedalam 9,38%. Perseroan hanya bisa menghasilkan laba bersih Rp60,98 miliar. Turun dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 67,28 miliar.

Dari sisi perolehan kontrak baru, Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada menyatakan bahwa perseroan telah meraup kontrak baru senilai Rp58,68 miliar.

Tahun ini, perseroan menargetkan dapat membukukan kontrak baru sebesar Rp3 triliun. Sementara itu, dari sisi top line perseroan menyasar pendapatan Rp2,3 triliun pada tahun ini.

Dalam laporannya, perseroan memperkirakan dampak pandemic Covid-19 akan dirasakan cukup berat bagi perseroan. Namun sejauh mana dampak tersebut, management Total Bangun Persada belum bisa memperkirakannya.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Rekomendasi
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved