Diteror Pinjol Bodong, SWI Minta Masyarakat Tak Malu Lapor Polisi

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:20 WIB
loading...
Diteror Pinjol Bodong,...
Pinjol ilegal asing yang beroperasi di Indonesia memanfaatkan masyarakat di sini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam Lumban Tobing mengungkapkan bahwa sudah ada 3.515 pinjaman online ilegal ( pinjol ilegal alias pinjol laknat) yang ditindak pihaknya dengan menghentikan kegiatan dan memblokir situs. Untuk terus memberantasnya, diperlukan pengaduan masyarakat.

"Dari 3.515 ini tentu proses penegakan hukumnya ada aduan oleh masyarakat, terakhir KSP Cinta Damai dengan delapan pelaku. Dan kami sampaikan juga ke masyarakat bahwa ciri utama pinjol ilegal adalah tidak terdaftar di OJK," katanya dalam diskusi Polemik Trijaya secara virtual, Sabtu (16/10/2021).

Baca juga: Ini 3 Kendala Bareskrim dalam Mengungkap Pinjol Ilegal

Tongam tak henti-hentinya mendorong masyarakat jika terkena teror pinjol ilegal ada baiknya melapor ke kepolisian karena akan sangat membantu penyelidikan.

"Iya, kita menyampaikan laporan ke kepolisian dan perlu bukti pengaduan oleh masyarakat. Meneror, penipuan, dan pemerasan juga harus dibuktikan. Nah kita harapkan untuk peran masyarakat haknya melaporkan ke polisi, ada baiknya kalau diteror lapor ke polisi," jelas dia.

Setiap pengaduan dan tindak pidana ini lebih kuat jika dengan ada peran masyarakat. Memang masyarakat enggan melapor karena menyangkut aib mereka.

"Beberapa kendala seperti itu (aib), kami dorong lapor polisi," katanya.

Merespons pernyataan Presiden Joko Widodo yang memberikan perhatian serius menyangkut fakta di lapangan bahwa pinjol ilegal merugikan masyarakat, SWI pun menerapkan strategi khusus.

"Strategi kita di SWI adalah peningkatan literasi, terutama di pedesaan, inklusi keuangan atau dengan KSP (koperasi simpan pinjam)," ujarnya.

Untuk dalang pinjol ilegal, Tongam mengatakan servernya di Indonesia ada 22%. Di luar negeri ada 34%, dan sisanya sebesar 44% Satgas mengaku tidak tahu keberadaannya.

Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Puji Generasi Muda yang Mampu Implementasikan Sustainable Agriculture

"Indikasinya memang lintas negara juga, ada orang lain yang memanfaatkan orang di Indonesia. Dari SWI berdasarkan pengaduan, ini murni penipuan untuk meraup untung besar bagi mereka," ungkap Tongam.

Saat ini SWI terus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pinjol yang legal karena menjadi alternatif pembiayaan masyarakat sektor nonformal.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa...
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa Diingatkan Risiko Pinjol Ilegal hingga Pentingnya Literasi Digital
Pinjol Jadi Favorit...
Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun
KlikCair Hadirkan KlikNano,...
KlikCair Hadirkan KlikNano, Tawarkan Kemudahan di Tengah Kebutuhan Mendesak
Video Menkeu Purbaya...
Video Menkeu Purbaya Resmikan Pinjol Dipastikan Hoaks
SPinjam Luncurkan Kampanye...
SPinjam Luncurkan Kampanye JELAS TANPA JEBAKAN, Ajak Pengguna Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
Kanal Pengaduan bagi...
Kanal Pengaduan bagi Pelaku Usaha Bisa Diakses 24 Jam, Menko Airlangga: Merespons Cepat
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Cegah Penipuan dan Pinjol...
Cegah Penipuan dan Pinjol Ilegal, Sespimma Polri Dorong UMKM Jabar Melek Literasi Digital
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Rekomendasi
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved