Bangun Proyek Smelter di Gresik, Freeport Utamakan Tenaga Kerja Lokal
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 13:45 WIB
loading...
Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian (Smelter) Freeport di Papua. FOTO/ANTARA/Puspa Perwitasari
A
A
A
JAKARTA - Pembangunan proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur akan membuka lapangan pekerjaan bagi setidaknya 40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) yang direkrut melalui perusahaan kontraktor.
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.
"Dalam masa konstruksi ini, tenaga kerja kumulatif yang akan dipekerjakan di proyek tersebut sekitar 40.000 orang. Tentu sebagian besar kami mengutamakan dari lokal dulu, kemudian kabupaten, lalu dicari lagi dari provinsi di Indonesia," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (22/10/2021).
Baca Juga: Progres Pembangunan Smelter Freeport di Gresik Capai 8%
Sementara untuk operasional smelter ini, setelah selesai konstruksi diperkirakan akan mempekerjakan 1.000 orang. "Jadi tetap kami akan mengutamakan dari tenaga kerja lokal, baru kabupaten, provinsi, lalu provinsi lain," ungkap Tony.
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.
"Dalam masa konstruksi ini, tenaga kerja kumulatif yang akan dipekerjakan di proyek tersebut sekitar 40.000 orang. Tentu sebagian besar kami mengutamakan dari lokal dulu, kemudian kabupaten, lalu dicari lagi dari provinsi di Indonesia," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (22/10/2021).
Baca Juga: Progres Pembangunan Smelter Freeport di Gresik Capai 8%
Sementara untuk operasional smelter ini, setelah selesai konstruksi diperkirakan akan mempekerjakan 1.000 orang. "Jadi tetap kami akan mengutamakan dari tenaga kerja lokal, baru kabupaten, provinsi, lalu provinsi lain," ungkap Tony.
Lihat Juga :