Kawasan Industri Jababeka Jadi Incaran Investor Pakistan

Senin, 25 Oktober 2021 - 22:12 WIB
loading...
Kawasan Industri Jababeka...
Perusahaan yang dimiliki investor asal Pakistan mengembangkan pabrik baru di kawasan industri Jababeka. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Perusahaan yang dimiliki investor asal Pakistan, PT Indo Sultan Jaya, melakukan ekspansi dengan memperluas kapasitas pabrik bahan baku sabun yang berlokasi di kawasan industri Jababeka , dari semula 150 ton per hari, menjadi 300 ton per hari. Perusahaan ini menggelontorkan investasi senilai USD5 juta.

“Pemerintah Indonesia juga memberikan kemudahan dan dukungan untuk investasi,” kata Presiden Direktur PT Indo Sultan Jaya, Ahmed Sultan dalam keterangannya, Senin (25/10/2021). Dia menambahkan, perusahaanya telah memiliki sejumlah rencana untuk terus berinvestasi di Indonesia. Pada 2025, kata dia, akan dibangun refinery di kawasan Jababeka. Ini akan menjadikan Indo Sultan Jaya sebagai perusahaan sabun paling besar di Indonesia. “Pada 2030 kami akan ekspansi plantation di Kalimantan untuk menjaga pasokan bahan baku CPO,”imbuhnya.

(Baca Juga : Realisasi Investasi Migas Capai Rp128,7 Triliun di Triwulan III )

Sementara itu, Plant Manager PT Indo Sultan Jaya Hadi Sudibyo mengatakan, pabrik yang dioperasikan saat ini dibangun pada 2017 dengan investasi sebesar USD15 juta. Karena permintaan terus meningkat, perusahaan memutuskan untuk ekspansi. Saat ini, produk yang dihasilkan 90% ditujukan untuk pasar eskpor dan sisanya 10% untuk pasar domestik. Tujuan ekspor negara Afrika, Asia, dan Timur Tengah, Amerika Latin, Eropa. “Untuk pasar domestik dalam bentuk produk jadi bekerja sama dengan Orang Tua Group untuk distribusi,”cetusnya.

(Baca Juga : Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulsel )

Direktur Jababeka Sutedja Darmono menegaskan, Jababeka akan terus mendukung para tenant untuk berkembang termasuk Indo Sultan Jaya. “Dukungan termasuk dalam bentuk fasilitas kepada para tenant yang hendak melakukan ekspansi,”ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, Jababeka menyediakan lahan industri bagi perusahaan yang ingin melakukan ekspansi. “Kami akan membangun kawasan Silicon Valley Jababeka yang berbasis industry 4.0,’’paparnya. Dalam kawasan industri itu, disiapkan infrastruktur seperti fiber optic yang lebih cepat, jaringan 5G dan ekosistem inkubator.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved