Tolak UMP Hanya Naik 1,09%, Pentolan Buruh Bandingkan dengan Era Soeharto
Jum'at, 19 November 2021 - 22:32 WIB
loading...
Presiden KSPI Said Iqbal mengeluhkan, Upah Minimum Provinsi (UMP) yang menurutnya masih sangat kecil dibandingkan negera lain seperti Vietnam. Ia juga membandingkan dengan era Soeharto. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengeluhkan, Upah Minimum Provinsi ( UMP ) yang menurutnya masih sangat kecil apabila dibandingkan dengan negara lain seperti Vietnam.
"Kita minta naikan, karena UMP kita terendah dibandingkan Vietnam," kata Said dalam video virtual, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga: Kemnaker: Pekerja dengan Masa Kerja Lebih 1 Tahun Tapi Upah Minimum, Laporkan!
Lebih lanjut Ia menerangkan, dengan kenaikan upah minimum hanya 1,09% tahun depan yang ditetapkan pemerintah belum bisa memenuhi kebutuhan. Hal itu lantaran semakin tingginya biaya hidup, namun tidak diimbangi dengan kenaikan upah minimum yang seimbang.
"Tidak pernah era Orde Baru, Soeharto (menaikkan) upah minimum di bawah inflasi. Hari ini di bawah inflasi. Hitung saja inflasi nasional itu," ungkap Said Iqbal.
"Kita minta naikan, karena UMP kita terendah dibandingkan Vietnam," kata Said dalam video virtual, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga: Kemnaker: Pekerja dengan Masa Kerja Lebih 1 Tahun Tapi Upah Minimum, Laporkan!
Lebih lanjut Ia menerangkan, dengan kenaikan upah minimum hanya 1,09% tahun depan yang ditetapkan pemerintah belum bisa memenuhi kebutuhan. Hal itu lantaran semakin tingginya biaya hidup, namun tidak diimbangi dengan kenaikan upah minimum yang seimbang.
"Tidak pernah era Orde Baru, Soeharto (menaikkan) upah minimum di bawah inflasi. Hari ini di bawah inflasi. Hitung saja inflasi nasional itu," ungkap Said Iqbal.
Lihat Juga :