Bos JPMorgan Minta Maaf ke China Usai Dianggap Melecehkan Partai Komunis
Kamis, 25 November 2021 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Publik China: Elon Musk Bisa Gabung Partai Komunis Jika Serius Bantu Kelaparan Dunia
Sedangkan pada awal tahun ini, raksasa mode Swedia H&M dan Nike yang berbasis di AS menghadapi serangan balik dari media pemerintah China dan platform e-commerce setelah menyatakan keprihatinan tentang tuduhan kerja paksa di Xinjiang.
Profesor di Cornell University, Eswar Prasad mengatakan, permintaan maaf Dimon yang cepat dimaksudkan untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan dari pernyataannya.
"Permintaan maaf Dimon menunjukkan penghormatan investor asing harus ditunjukkan kepada pemerintah China agar tetap menjaga akses pasar ke negara tersebut," ungkapnya.
Sedangkan pada awal tahun ini, raksasa mode Swedia H&M dan Nike yang berbasis di AS menghadapi serangan balik dari media pemerintah China dan platform e-commerce setelah menyatakan keprihatinan tentang tuduhan kerja paksa di Xinjiang.
Profesor di Cornell University, Eswar Prasad mengatakan, permintaan maaf Dimon yang cepat dimaksudkan untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan dari pernyataannya.
"Permintaan maaf Dimon menunjukkan penghormatan investor asing harus ditunjukkan kepada pemerintah China agar tetap menjaga akses pasar ke negara tersebut," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :