Pasar Tradisional di Makassar Siap Terapkan Sistem Pembayaran Digital Qris

Senin, 13 Desember 2021 - 18:46 WIB
loading...
Pasar Tradisional di...
Warga membayar belanjaan melalui transaksi digital Qris di Pasar Tradisional Kampung Baru, Makassar, baru-baru ini. Foto: SINDOnews/Muctahmir Zaide
A A A
MAKASSAR - Bank Indonesia berkomitmen untuk memperluas cakupan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hal itu salah satunya diwujudkan melalui peluncuran piloting program Sehat Inovatif Aman Pakai (Siap) Qris.

Tak hanya mal, program Siap Qris juga turut menyasar dan melibatkan pasar tradisional, yaitu Pasar Kampung Baru. Untuk mal, ada tiga yang menjadi piloting program, yaitu Mall Transmart, NIPAH, dan Mall Panakkukang.

Baca juga:Gubernur BI Beberkan 4 Jurus Majukan Pembayaran Digital

BI Sulsel bersama Dinas Perdagangan dan Perumda Pasar Makassar Raya melakukan launching Piloting Program Pasar dan Pusat Belanja Siap Qris di Pasar Kampung Baru Makassar, Senin (13/12).

Diketahui, program Siap Qris merupakan kerja sama Bank Indonesia dengan Kementerian Perdagangan terkait penggunaan Qris, baik offline dan online pada pasar dan pusat perbelanjaan (mal) dalam upaya mendukung program Digitalisasi Pasar Rakyat, yang ditindaklajuti dengan launching piloting Program Pasar Siap Qris di pasar dan mall di masing-masing daerah.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel , Causa Imana Karana menyerahkan secara simbolik Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa sarana digitalisasi pasar kepada Pasar Kampung Baru Makassar.

Bantuan PSBI tersebut merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia untuk mewujudkan Program Digitalisasi Pasar bekerja sama dengan pemerintah daerah, Pperbankan, pengelola pasar serta asosiasi pedagang untuk memfasilitasi pembayaran non tunai, di antaranya menggunakan kanal pembayaran Qris.

Baca juga:6 Agenda Prioritas Jalur Keuangan Forum G20, Bahas Pajak hingga Sistem Pembayaran Digital

Khusus piloting Program Pasar Siap Qris di Pasar Kampung Baru Makassar dan 3 mall, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi dengan Dinas Perdagangan, Bank Rakyat Indonesia, Bank Sulselbar, Perumda Pasar Makassar Raya, Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Asparindo) di Makassar dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Sulawesi Selatan dan Barat.

Kepala Perwakilan BI Sulsel , Causa Iman Karana, mengungkapkan Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas akseptasi pembayaran digital dan implementasi Qris, termasuk di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.

Kata dia, untuk mewujudkan Digitalisasi Pasar melalui program Siap Qris, diperlukan sinergi dan komitmen dari berbagai pihak, yaitu Pimpinan Daerah dan jajaran dinas terkait, perbankan serta asosiasi pengelola pasar dan pusat belanja.

Baca juga:Rupiah Digital Akan Dibahas di Forum G20, Transfer Antar Negara Bakal Lebih Murah

"Utamanya, dukungan Pimpinan Daerah berperan penting untuk mewujudkan seluruh pasar dan mall SIAP QRIS. Oleh karena itu, Bank Indonesia mengapresiasi dukungan Walikota Makassar yang telah menerbitkan kebijakan berupa Surat Edaran No. 510/593/S.Edar/Disdag/XI/2021 tanggal 15 November 2021 perihal program SIAP QRIS di Wilayah Kota Makassar," jelasnya.

Pasar Kampung Baru merupakan salah satu pasar di Makassar yang telah mengimplementasikan Qris. Saat ini, telah lebih dari 80 pedagang pasar (90%) menerima pembayaran non tunai melalui Qris.

Pada kesempatan yang sama, Perumda Pasar Makassar Raya sebagai Pengelola Pasar Kampung Baru turut me-launching aplikasi Baruga Pasar yang merupakan aplikasi daring untuk memasarkan produk pedagang pasar secara online. Ke depan, implementasi QRIS akan difasilitasi hingga untuk pembayaran parkir dan retribusi.

Qris diluncurkan Bank Indonesia pada 17 Agustus 2019, dan mulai efektif diimplementasikan secara nasional pada 1 Januari 2020. Pada tahun 2021, Bank Indonesia menargetkan implementasi 12 juta Qris secara nasional, di mana telah tercapai per 12 November 2021 sebanyak 12,5 juta merchant pengguna Qris. Sulsel menempati posisi ke-7 provinsi dengan jumlah merchant tertinggi, yaitu sebanyak 469.569 merchant.

Baca juga:Mulai Besok Tukar Uang Rusak Bisa Lewat Online, Begini Caranya

Sebanyak 82,13% dari total Qris Sulsel saat ini merupakan merchant dengan kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan capaian tersebut, Provinsi Sulsel berhasil meraih predikat Provinsi dengan implementasi QRIS terbaik di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua.

Dari jumlah merchant tersebut, Kota Makassar menyumbang sebesar 49,1% atau sebanyak 230.489 merchant. Jumlah tersebut tumbuh 152% (yoy), lebih tinggi daripada pertumbuhan nasional yang mencapai 144% (yoy).
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Gula Rafinasi Bocor...
Gula Rafinasi Bocor ke Pasar Tradisional, Wamentan: Ini Namanya Kejahatan
Perkuat Ekosistem Pasar...
Perkuat Ekosistem Pasar Tradisional, BSI Dorong Transaksi Ritel UMKM
Transaksi Digital di...
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Masih Perlu Digenjot
Lampaui HET, Harga Beras...
Lampaui HET, Harga Beras Premium di Pasar Tradisional Sentuh Rp17.000 per Kg
Redam Lonjakan Harga...
Redam Lonjakan Harga Beras, Legislator: Jangan Hanya Pasar Modern yang Dapat Gelontoran
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Ikuti Perkembangan Zaman,...
Ikuti Perkembangan Zaman, Pasar Santa Direvitalisasi agar Lebih Modern
Pasar Kombongan Tampil...
Pasar Kombongan Tampil Lebih Modern Usai Revitalisasi Pemprov DKI
Rekomendasi
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved