Erick Thohir: Merah Putih Fund Akan Fokus ke Calon Unicorn
Rabu, 15 Desember 2021 - 16:03 WIB
loading...
Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) diterangkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, akan bergabung dalam Merah Putih Fund. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) diterangkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir , akan bergabung dalam Merah Putih Fund . Saat ini proses koordinasi tengah dilakukan menjelang peresmian lembaga negara pendanaan startup pada 17 Desember 2021.
Baca Juga: Merah Putih Fund Meluncur Pekan Ini, Erick Thohir Pastikan Bakal IPO
Menteri BUMN Erick Thohir menyakini bergabungnya INA dan swasta dalam Merah Putih Fund akan membuat perusahaan rintisan di Tanah Air menjadi decacorn atau startup yang memiliki nilai valuasi 10 kalilipat dibandingan unicorn.
"Merah Putih Fund ini kita akan fokus kepada calon unicorn . Saya juga berharap seluruh swasta masuk dalam pendanaan ini karena kita juga sudah mengajak SWF, INA untuk masuk yang lebih besar agar unicorn menuju Decacron," ujar Erick Thohir dalam gelaran akselerasi digital, Rabu (15/12/2021).
Merah Putih Fund sendiri merupakan lembaga pelat merah yang difokuskan pada pembiayaan perusahaan rintisan di dalam negeri. Erick Thohir berharap, keberadaan lembaga ini akan memperkuat ekosistem digital di Indonesia.
Baca Juga: Merah Putih Fund Meluncur Pekan Ini, Erick Thohir Pastikan Bakal IPO
Menteri BUMN Erick Thohir menyakini bergabungnya INA dan swasta dalam Merah Putih Fund akan membuat perusahaan rintisan di Tanah Air menjadi decacorn atau startup yang memiliki nilai valuasi 10 kalilipat dibandingan unicorn.
"Merah Putih Fund ini kita akan fokus kepada calon unicorn . Saya juga berharap seluruh swasta masuk dalam pendanaan ini karena kita juga sudah mengajak SWF, INA untuk masuk yang lebih besar agar unicorn menuju Decacron," ujar Erick Thohir dalam gelaran akselerasi digital, Rabu (15/12/2021).
Merah Putih Fund sendiri merupakan lembaga pelat merah yang difokuskan pada pembiayaan perusahaan rintisan di dalam negeri. Erick Thohir berharap, keberadaan lembaga ini akan memperkuat ekosistem digital di Indonesia.
Lihat Juga :