Platform Digital Permudah Emiten Gelar RUPS Daring

Jum'at, 24 Desember 2021 - 08:01 WIB
loading...
Platform Digital Permudah...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Penggunaan platform digital di pasar modal kian memudahkan emiten dalam menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan jajak pendapat secara daring atau online, terlebih pada kondisi pandemi Covid-19.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), lembaga penyimpanan dan penyelesaian di pasar modal Indonesia, mengembangkan platform digital eASY.KSEI sebagai platform e-proxy sejak April 2020.

Pada September 2021, eASY.KSEI telah dilengkapi modul e-voting untuk pelaksanaan RUPS dan jajak pendapat pengambilan keputusan dalam RUPS secara daring.

Direktur KSEI Syafruddin menyampaikan, sepanjang tahun 2021, eASY.KSEI telah memberikan kemudahan bagi para pihak yang terlibat pada penyelenggaraan RUPS.

“Setidaknya dari 765 Emiten saham di pasar modal, 731 diantaranya telah mengadakan RUPS melalui eASY.KSEI atau setara 95% emiten. 731 emiten tersebut telah mengadakan sebanyak 2.275 RUPS yang dihadiri 21.165 investor,” kata Syafruddin di Jakarta, dikutip Jumat (24/12/2021).

Baca juga: Lewati Deadline Ini, Garuda Indonesia Terancam Didepak dari Bursa

Sementara itu, 505 emiten telah menggunakan fitur e-voting. Sejak 28 Juni 2021 saat implementasi e-voting sampai dengan 17 Desember 2021, eASY.KSEI juga telah dimanfaatkan 3.238 investor untuk menghadiri RUPS secara daring.

Meskipun kondisi pandemi masih berlangsung dan terdapat pembatasan mobilitas, KSEI terus menyiapkan berbagai infrastruktur untuk memastikan aktivitas transaksi pasar modal dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, pihaknya merayakan hari jadi KSEI ke-24 dengan tema ‘Digital Empowerment’.

"Tema tersebut juga sejalan dengan karakteristik investor pasar modal Indonesia yang saat ini didominasi oleh anak muda yang sebagian besar melek digital," tuturnya.

Saat ini sebanyak 81,36% investor pasar modal Indonesia merupakan generasi milenial dan gen Z. Maka, pengembangan dari sisi teknologi digital dan pembangunan infrastruktur pasar modal yang memungkinkan kegiatan online harus dapat diwujudkan oleh KSEI.

Baca juga: KSEI Mudahkan RUPS Online dengan e-Proxy

Uriep menambahkan, bukti nyata dari keberhasilan atas terobosan dan KSEI, salah satunya tercermin dari pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia. Simplifikasi pembukaan rekening maupun eASY.KSEI turut berperan serta dalam pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia, khususnya investor saham yang mengalami pertumbuhan jumlah hingga 100%.

Pada kesempatan yang sama, Uriep juga menyampaikan beberapa pengembangan yang berhasil dilakukan KSEI pada tahun 2021.

Sepanjang 2021, terdapat penambahan satu Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) yang bekerjasama dengan KSEI, sehingga total terdapat 17 bank yang dapat mendukung pembukaan RDN dalam berinvestasi di pasar modal.

Adapun jumlah Perusahaan Efek yang dapat mendukung program penyederhanaan pembukaan rekening juga bertambah 12 perusahaan sehingga secara total terdapat 31 Perusahaan Efek yang dapat mendukung proses pembukaan rekening secara daring.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Pertumbuhan Pasar Modal Syariah melalui Sharia Investment Week 2026
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Kinerja Tertinggi Sepanjang...
Kinerja Tertinggi Sepanjang Sejarah, RUPS TRIS Sepakati Dividen dengan Total Rp31 Miliar
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Catatkan Prestasi Positif,...
Catatkan Prestasi Positif, PT IIM Raih Enam Penghargaan Bergengsi
Rekomendasi
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved