Mantan Bos BI Sebut Indonesia Butuh Investasi Rp4.500 Triliun untuk Tumbuh 5 Persen

Senin, 27 Desember 2021 - 23:59 WIB
loading...
Mantan Bos BI Sebut...
Investasi bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Foto/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Pengamat ekonomi, Burhanudin Abdullah, mengatakan tahun 2022 ekonomi Indonesia bisa tumbuh pada angka 4,5% hingga 5%. Namun banyak tantangan yang akan terjadi untuk mencapai angka itu, mengingat hampir 60% ekonomi didorong oleh sektor konsumsi .

Baca juga: Gubernur BI Tegaskan Jakarta Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Untuk mengejar pertumbuhan hingga 5%, Indonesia membutuhkan investasi sekitar Rp4.500 triliun. Investasi sebanyak itu untuk menggerakkan sektor konsumsi yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

"Untuk mencapai 5%, usahanya akan sangat berat. Kalau hitungan saya, setidaknya kita butuh investasi hingga Rp4.500 triliun agar ekonomi kembali pulih dengan pertumbuhan 5%," jelas Burhanudin, di Bandung, Senin (27/12/2021).

Kebutuhan investasi sebesar itu tentu sangat sulit untuk didapatkan. Apalagi ekonomi dunia belum cukup membaik. Sementara harapan pada sektor lainnya seperti perbankan, juga akan sangat berat. Sebagai perimbangan, setidaknya pertumbuhan bisnis perbankan mesti di atas 10%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Rekomendasi
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Berita Terkini
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
Infografis
Tiga Alasan Microsoft...
Tiga Alasan Microsoft Investasi Rp27 Triliun di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved