Nasib Industri Penerbangan Nasional: 20 Tahun Dibelit Perang Tarif
Kamis, 13 Januari 2022 - 13:49 WIB
loading...
Industri penerbangan nasional dinilai tak kompetitif. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Direktur Aviatory Indonesia Ziva Narendra menilai industri penerbangan Indonesia tidak kompetitif dalam 20 tahun terakhir. Industri penerbangan menghadapi tantangan pasca-munculnya deregulasi maskapa i tahun 1999.
Baca juga: Mulai Hari Ini Garuda Kembali Angkut Jemaah Umrah RI
"Dunia penerbangan Indonesia 20 tahun terakhir tidak kompetitif. Banyak didominasi pemain besar dan juga perang tarif yang tidak sehat," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (13/1/2022).
Menurut dia, kondisi ini membuat sektor penerbangan tidak berkembang variatif karena didominasi grup perusahaan tertentu. Di sisi lain, regulasi pemerintah yang terus berubah-ubah membuat dunia usaha penerbangan sulit tumbuh.
Baca juga: Mulai Hari Ini Garuda Kembali Angkut Jemaah Umrah RI
"Dunia penerbangan Indonesia 20 tahun terakhir tidak kompetitif. Banyak didominasi pemain besar dan juga perang tarif yang tidak sehat," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (13/1/2022).
Menurut dia, kondisi ini membuat sektor penerbangan tidak berkembang variatif karena didominasi grup perusahaan tertentu. Di sisi lain, regulasi pemerintah yang terus berubah-ubah membuat dunia usaha penerbangan sulit tumbuh.
Lihat Juga :