20 Saham Masuk dalam Radar Khusus BEI: Ada Nama Garuda

Minggu, 23 Januari 2022 - 19:35 WIB
loading...
20 Saham Masuk dalam Radar Khusus BEI: Ada Nama Garuda
BEI menerbitkan daftar baru efek dalam pemantauan khusus. Foto/AstraBonardo/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia ( BEI ) mengumumkan daftar efek terbaru yang masuk dalam pemantauan khusus . Terdapat 20 saham yang masuk dalam radar bursa.

Baca juga: Sempat Melemah, IHSG Sesi I Hari Ini Berakhir di Zona Hijau

Perubahan terjadi pada PT Temas Tbk (TMAS) yang telah keluar dari daftar tersebut, sedangkan lainnya masih tidak berubah berdasarkan pengumuman bursa sebelumnya.

BEI menyatakan daftar ini dikeluarkan dalam rangka memberikan perlindungan kepada investor terkait informasi fundamental dan/atau likuiditas perusahaan tercatat.

"Dengan ini bursa menetapkan daftar efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus berlaku efektif pada tanggal 24 Januari 2022," demikian tulis BEI dalam Pengumuman No. Peng-00019/BEI.POP/01-2022, Jumat (21/1/2022).

Efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus adalah efek yang ditetapkan bursa berdasarkan kondisi tertentu. Terdapat sejumlah kriteria yang menjadi alasan BEI memasukkan sebuah emiten ke dalam daftar tersebut.



Berikut adalah daftar efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus per 24 Januari 2022:

A. Kriteria: Dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari 1 (satu) hari nursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
- PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR)
- Emiten MSIN
- PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA)

B. Kriteria: Tidak membukukan pendapatan atau tidak terdapat perubahan pendapatan pada laporan keuangan auditan dan/atau laporan keuangan interim terakhir dibandingkan dengan laporan keuangan yang disampaikan sebelumnya.
- PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
- PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)
- PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU)
- PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
- PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA)
- PT Onix Capital Tbk (OCAP)
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 1.0138 seconds (11.97#12.26)