4 Lessor Dukung Restrukturisasi Utang Garuda, Erick Thohir: Butuh 3 Lagi
Selasa, 25 Januari 2022 - 12:57 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk mendapat angin segar usai disetujuinya proposal restrukturisasi utang oleh empat lessor atau perusahaan yang menyewakan pesawat. Sebagai catatan, utang maskapai nasional tersebut nilainya mencapai Rp198 triliun.
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, keempat lessor tersebut merupakan perusahaan raksasa global. Namun, secara mayoritas lessor belum memberikan persetujuan atau dukungan terhadap upaya restrukturisasi dan negosiasi yang diajukan Kementerian BUMN.
Baca juga: Pakai Cara Ini, Utang Garuda Indonesia Rp199 Triliun Bisa Lunas?
"Kita sudah mendapat dukungan empat lessor, yang masih progres ini 35 lessor. Ini yah kita lagi dorong supaya tentu bisa mayoritas mendukung restrukturisasi," papar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (25/1/2022).
Menurut Erick, Garuda Indonesia harus mendapatkan tiga tambahan lessor. Jika tiga lessor memberikan dukungan tambahan, ungkap dia, maka persentasenya bahwa mayoritas lessor menyetujui restrukturisasi.
Asumsi itu didasarkan pada jumlah lessor lain yang secara jumlah utang masih kecil. "Yang sisa banyak itu kecil-kecil lessornya. Inilah kenapa kita terus fokus pada negosiasi para lessor ini," jelas dia.
Baca juga: Terungkap! Kisah RI Selamat dari Jeratan Utang Baru Rp310 Triliun
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, keempat lessor tersebut merupakan perusahaan raksasa global. Namun, secara mayoritas lessor belum memberikan persetujuan atau dukungan terhadap upaya restrukturisasi dan negosiasi yang diajukan Kementerian BUMN.
Baca juga: Pakai Cara Ini, Utang Garuda Indonesia Rp199 Triliun Bisa Lunas?
"Kita sudah mendapat dukungan empat lessor, yang masih progres ini 35 lessor. Ini yah kita lagi dorong supaya tentu bisa mayoritas mendukung restrukturisasi," papar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (25/1/2022).
Menurut Erick, Garuda Indonesia harus mendapatkan tiga tambahan lessor. Jika tiga lessor memberikan dukungan tambahan, ungkap dia, maka persentasenya bahwa mayoritas lessor menyetujui restrukturisasi.
Asumsi itu didasarkan pada jumlah lessor lain yang secara jumlah utang masih kecil. "Yang sisa banyak itu kecil-kecil lessornya. Inilah kenapa kita terus fokus pada negosiasi para lessor ini," jelas dia.
Baca juga: Terungkap! Kisah RI Selamat dari Jeratan Utang Baru Rp310 Triliun
Lihat Juga :