Wamenkeu Ajak Pengusaha Muda Berutang, Begini Alasannya
Selasa, 25 Januari 2022 - 14:13 WIB
loading...
Wamenkeu Suahasil Nazara mendorong para pengusaha muda, dimana menurutnya pengusaha yang sehat pasti punya utang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mendorong para pengusaha muda untuk berutang, demi meningkatkan pertumbuhan kredit di masa pemulihan ekonomi yang terimbas pandemi COVID-19. Menurutnya pengusaha yang sehat itu adalah yang pasti utang .
“Utang itu adalah alat kita. Karena itu termasuk saya, ingin menyampaikan karena saya ngomong ke depan para teman-teman HIPMI kalau pengusaha itu, katanya pengusaha yang sehat pasti punya utang,” ujar Suahasil dalam webinar Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar HIPMI secara hybrid pada Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: Kalimantan Disebut Tempat Jin Buang Anak, Pengusaha Muda Dukung Ibu Kota Pindah
Suahasil menilai utang memungkinkan pengusaha untuk ekspansi seperti halnya di pemerintah, di mana untuk mendapatkan pembiayaan tentunya juga berutang.
"Jadi kalau teman-teman pengusaha itu siap untuk berutang. Moga-moga sebentar lagi siap untuk berutang ini. Karena teman-teman pengusaha melihat, asal ada demand kita cari pembiayaan gitu kan,” tambahnya.
Berdasarkan catatan yang diperoleh dari sektor keuangan, per akhir 2021 tercatat pertumbuhan kredit Indonesia di angka 5,2%. Hal ini membuktikan kredit di Indonesia sudah mulai tumbuh positif dibanding tahun 2020 yang tumbuh negatif.
“Biasanya berapa? Biasanya di atas angka itu. Kita malah ingin kredit itu tumbuhnya double digit, sehingga dunia usaha itu punya sumber untuk membiayai ekspansi,” katanya.
“Utang itu adalah alat kita. Karena itu termasuk saya, ingin menyampaikan karena saya ngomong ke depan para teman-teman HIPMI kalau pengusaha itu, katanya pengusaha yang sehat pasti punya utang,” ujar Suahasil dalam webinar Indonesia Economic Outlook 2022 yang digelar HIPMI secara hybrid pada Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: Kalimantan Disebut Tempat Jin Buang Anak, Pengusaha Muda Dukung Ibu Kota Pindah
Suahasil menilai utang memungkinkan pengusaha untuk ekspansi seperti halnya di pemerintah, di mana untuk mendapatkan pembiayaan tentunya juga berutang.
"Jadi kalau teman-teman pengusaha itu siap untuk berutang. Moga-moga sebentar lagi siap untuk berutang ini. Karena teman-teman pengusaha melihat, asal ada demand kita cari pembiayaan gitu kan,” tambahnya.
Berdasarkan catatan yang diperoleh dari sektor keuangan, per akhir 2021 tercatat pertumbuhan kredit Indonesia di angka 5,2%. Hal ini membuktikan kredit di Indonesia sudah mulai tumbuh positif dibanding tahun 2020 yang tumbuh negatif.
“Biasanya berapa? Biasanya di atas angka itu. Kita malah ingin kredit itu tumbuhnya double digit, sehingga dunia usaha itu punya sumber untuk membiayai ekspansi,” katanya.
Lihat Juga :