Kreditur Minta Status PKPU TDPM Diperpanjang

Rabu, 26 Januari 2022 - 20:59 WIB
loading...
Kreditur Minta Status...
Besok menjadi penentu apakah PKPU TDPM diperpanjang atau tidak. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Nasib PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM) yang berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ( PKPU ) Sementara akan ditentukan Kamis (27/1/2022) esok. Rapat kreditur akan memutuskan apakah proposal perdamaian yang diajukan perusahaan petrokomia tersebut dapat disetujui atau justru ditolak sehingga perusahaan akan jatuh pailit.

Baca juga: Total Utang Garuda Indonesia Nyaris Rp200 Triliun, 501 Kreditur Antre Minta Bayaran

"Saat ini kami masih dalam tahap negosiasi dengan debitur (TDPM) bersama dengan kreditur-kreditur lainnya. Kami sudah mengusulkan dan juga mengirimkan surat permohonan kepada hakim pengawas agar debitor diberikan perpanjangan masa PKPU sehingga debitur dapat memenuhi dokumen pendukung yang kami mintakan sebelumnya,” kata kuasa hukum PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) Bobby Rahman Manalu, Rabu (26/1/2022).

Lebih lanjut Bobby mengharapkan TDPM dapat memberikan proposal perdamaian yang terbaik kepada para kreditor termasuk MMI yang mewakili investor-investor reksadana, sehingga proses negosiasi bisa berjalan dengan cepat. “Kami mewakili ribuan investor yang saat ini menunggu kepastian proses penyelesaian kewajiban dari TDPM. Kami akan melakukan upaya maksimal untuk melindungi hak-hak investor,” tegas Bobby.

Seperti diketahui TDPM memiliki kewajiban kepada sejumlah perusahaan manajer investasi, yang menjadi kreditur, yakni PT Mega Asset Manajemen, PT Maybank Asset Management, dan PT Mandiri Manajemen Investasi. Ketiga manajer investasi tersebut menjadikan Medium Term Notes (MTN) dan obligasi yang diterbitkan TDPM sebagai underlying aset produk reksadana yang dijual ke investor ritel.

Akhir April 2021, TDPM mengaku kesulitan keuangan dan gagal membayar utang-utangnya. Total utang perusahaan ini mencapai Rp1,4 triliun yang di antaranya berasal dari MTN I senilai USD20 juta dengan jatuh tempo pada 18 Mei 2021. MTN II dirilis pada 2018 senilai Rp410 miliar dengan jatuh tempo pada 27 April 2021. MTN III dirilis pada 2018 senilai Rp250 miliar dengan jatuh tempo pada 4 Juli 2021. Selain itu utang berasal dari obligasi sebesar Rp100 miliar dan Rp400 miliar.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampak Perang AS-Iran...
Dampak Perang AS-Iran ke RI Tercermin di 4 Kanal Utama, Pentingnya Diversifikasi Portofolio
Halalbihalal, IKAPI...
Halalbihalal, IKAPI Komitmen Hadir sebagai Solusi Persoalan PKPU dan Kepailitan
Sabet Most Trusted Financial...
Sabet Most Trusted Financial Brands Awards 2026, Bukti PT IIM Kantongi Kepercayaan Publik
Sucor AM Berhasil Bangun...
Sucor AM Berhasil Bangun Kinerja Positif di Tengah Gejolak Pasar
Danantara Siap Suntik...
Danantara Siap Suntik Modal ke Manajer Investasi Global, Ini Tujuannya
BRI Manajemen Investasi...
BRI Manajemen Investasi Catatkan KIK EBA Syariah Perdana di Indonesia
PT MTF Ingatkan Debitur...
PT MTF Ingatkan Debitur untuk Mematuhi Perjanjian Fidusia
PN Jakbar Eksekusi Bangunan...
PN Jakbar Eksekusi Bangunan di Jelambar, Ricky Herbert: Sah Milik MNC
PN Jakbar Eksekusi Bangunan...
PN Jakbar Eksekusi Bangunan Ruko di Jelambar Jakarta Barat
Rekomendasi
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved