Kejar Nol Emisi, Perhutani dan Pertamina Hitung Cadangan Karbon

Jum'at, 11 Februari 2022 - 19:39 WIB
loading...
Kejar Nol Emisi, Perhutani...
Ilustrasi Foto/Dok SINDOnews/R Suratman
A A A
JAKARTA - Perum Perhutani akan melakukan perhitungan cadangan karbon (carbon stock) di lahan milik perusahaan dan Inhutani di seluruh Indonesia. Langkah itu untuk merealisasikan target zero emission BUMN pada 2050. Perusahaan pun menggandeng PT Pertamina Power Indonesia (PPI) dalam melaksanakan penghitungan cadangan karbon.

Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro mengapresiasi upaya Pertamina Power Indonesia yang telah terlibat intens dalam aksi mitigasi perubahan iklim untuk mencapai target Net Zero Emission BUMN 2050 di wilayah Perum Perhutani.

“Sinergi ini adalah upaya mempercepat target Net Zero Emission BUMN pada tahun 2050 dan target Indonesia sebelum 2060 sesuai Kesepakatan Paris dan Pertemuan COP26 di Glasgow, akhir tahun lalu,” ujar Wahyu saat kick-off meeting “Pembahasan Net Zero Emission secara daring bersama Pertamina Power Indonesia, Jumat (11/2/2022).

Baca juga: Industri Manufaktur Dukung Pemerintah Tekan Emisi Karbon

Menurut Wahyu, proyek tersebut akan sukses dengan menggabungkan data dari lahan-lahan yang berpotensi menyerap gas karbon. Diantaranya, lahan hutan ataupun lahan gambut.

Dalam kegiatan itu Perhutani akan melibatkan anak perusahaan PT Inhutani I, II dan III yang memiliki wilayah konsesi hutan alam di Kalimantan dan Sulawesi.

Dia berharap agar Pertamina Power Indonesia bisa terus memantau proyek ini selama 3-5 tahun kedepan dan melakukan perhitungan dinamika carbon stock selama proyek berlangsung.

“Kami akan melibatkan Inhutani I sampai III karena mereka memiliki hutan alam yang cukup potensial menyerap gas karbon (cadangan karbon),” kata Wahyu.

Seperti diketahui, Cadangan Karbon adalah jumlah C yang disimpan dalam komponen biomassa dan nekromassa baik di atas permukaan tanah dan di dalam tanah (bahan organik tanah, akar tanaman dan mikroorganisme) per satuan luasan lahan.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Perencanaan Strategis Pertamina Power Indonesia Fadli Rahman menjelaskan kerja sama kedua entitas merupakan titik kritikal karena Pertamina Power Indonesia memiliki SDM maupun teknologi yang mampu melakukan perhitungan Cadangan Karbon.

Baca juga: Menteri ESDM Klaim Berhasil Turunkan Emisi CO2 69,5 Juta Ton

Fadli menyambut positif sikap Perum Perhutani yang telah mengambil langkah kerja sama dengan pihaknya. Pasal, PPI memang memiliki SDM dan teknologi perhitungan carbon stock yang kompeten.

“Kami akan melaksanakan Studi Kelayakan, jika perhitungan carbon stock sudah dilakukan di semua wilayah kerja Perum Perhutani dan Anak Perusahaannya,” jelas Fadli.

Untuk diketahui, Carbon Offset Asia mencatat selama ini perhitungan cadangan karbon hanya dilakukan di lahan gambut mengingat kemampuannya yang sangat besar dalam menyerap emisi.

Namun, karena Perhutani dan Anak Perusahaannya memiliki wilayah kerja yang luas untuk perhitungan cadangan gas karbon, disarankan agar hasil perhitungannya nanti menjadi data yang bersifat terbuka atau open source.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Dorong Ekosistem Digital...
Dorong Ekosistem Digital Energi, Pertamina Patra Niaga Raih Digital Innovation Awards 2026
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Rekomendasi
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved