Hobi Unik para Pesohor, dari Penyayang Binatang hingga Kolektor Barang Antik
Sabtu, 13 Juni 2020 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mengumpulkan ratusan ribu koleksinya dan merawat museum mininya, Fadli mengaku dibantu tim khusus. Mereka sudah memiliki jadwal sendiri mengenai koleksi mana yang akan dibersihkan. Beberapa koleksi juga butuh penanganan ekstra sebelum masuk museum ini.
"Surat kabar yang usianya tua juga harus dibersihkan kemudian dimasukkan dalam folder lembaran plastik berukuran besar. Jadi, jika ingin lihat tidak bisa pegang langsung kertas. Namun masih bisa dibaca langsung dari kertasnya," jelas Fadli.
Begitu juga uang kertas yang berumumur ratusan tahun dimasukkan ke dalam album, sehingga tidak mudah rusak. (Baca: Rela Siapkan Dana Besar untuk Koleksi Tas Mahal)
Tempat istimewa yang disediakan para kolektor pesohor lainnya adalah sangkar emas bagi hewan peliharaan. Tempat itu bukan sembarang kandang, karena fasilitas nyaman diberikan. Sebut saja keluarga pencinta kucing Uya Kuya. Rumah mereka di Pondok Bambu, Jakarta Timur, memiliki satu ruangan istimewa untuk kucing-kucingnya. Bahkan, ruang itu mirip petshop karena dihuni oleh lebih dari 50 kucing ras dari berbagai negara.
Letaknya ada di dekat kolam renang dengan dinding dari kaca yang membuatnya terlihat dari luar. "Kamar kucing menghadap ke kolam renang. Sehingga masih terpantau saat kami di taman dan kolam renang," ujar Uya Kuya.
Kamar dengan luas 3x4 meter ini juga dilengkapi full AC, alarm, dan CCTV. Uya mengaku bukan tanpa alasan dia menyediakan AC untuk kucing-kucingnya. Pasalnya banyak kucingnya berasal dari Rusia, Inggris dan Polandia. (Baca juga: Bakal Buka, Polisi Minta Manajenen Mal Teruka Soal Pengunjung dan Tenant)
"Di rumah saya, cuma kamar kucing yang AC menyala 24 jam. Di ruangan lain hanya waktu tertentu saja. Wajar begitu karena mereka dari wilayah dingin sehingga harus selalu dingin," tambahnya.
Impian Uya memiliki rumah yang lebih besar pun salah satunya agar membuat kucing-kucingnya nyaman. Sebenarnya, karena kesibukan syuting, setiap harinya Uya dan keluarga tinggal di apartemen di tengah kota agar mudah beraktivitas. Dan karena tidak mungkin untuk membawa puluhan ekor kucing di apartemen, Uya-pun membangun istana yang cukup besar untuk istri, kedua anaknya, dan kucing-kucingnya. Selain karena Uya penyayang binatang, kucing-kucingnya pun kerap berprestasi dalam kontes tingkat dunia.
"Surat kabar yang usianya tua juga harus dibersihkan kemudian dimasukkan dalam folder lembaran plastik berukuran besar. Jadi, jika ingin lihat tidak bisa pegang langsung kertas. Namun masih bisa dibaca langsung dari kertasnya," jelas Fadli.
Begitu juga uang kertas yang berumumur ratusan tahun dimasukkan ke dalam album, sehingga tidak mudah rusak. (Baca: Rela Siapkan Dana Besar untuk Koleksi Tas Mahal)
Tempat istimewa yang disediakan para kolektor pesohor lainnya adalah sangkar emas bagi hewan peliharaan. Tempat itu bukan sembarang kandang, karena fasilitas nyaman diberikan. Sebut saja keluarga pencinta kucing Uya Kuya. Rumah mereka di Pondok Bambu, Jakarta Timur, memiliki satu ruangan istimewa untuk kucing-kucingnya. Bahkan, ruang itu mirip petshop karena dihuni oleh lebih dari 50 kucing ras dari berbagai negara.
Letaknya ada di dekat kolam renang dengan dinding dari kaca yang membuatnya terlihat dari luar. "Kamar kucing menghadap ke kolam renang. Sehingga masih terpantau saat kami di taman dan kolam renang," ujar Uya Kuya.
Kamar dengan luas 3x4 meter ini juga dilengkapi full AC, alarm, dan CCTV. Uya mengaku bukan tanpa alasan dia menyediakan AC untuk kucing-kucingnya. Pasalnya banyak kucingnya berasal dari Rusia, Inggris dan Polandia. (Baca juga: Bakal Buka, Polisi Minta Manajenen Mal Teruka Soal Pengunjung dan Tenant)
"Di rumah saya, cuma kamar kucing yang AC menyala 24 jam. Di ruangan lain hanya waktu tertentu saja. Wajar begitu karena mereka dari wilayah dingin sehingga harus selalu dingin," tambahnya.
Impian Uya memiliki rumah yang lebih besar pun salah satunya agar membuat kucing-kucingnya nyaman. Sebenarnya, karena kesibukan syuting, setiap harinya Uya dan keluarga tinggal di apartemen di tengah kota agar mudah beraktivitas. Dan karena tidak mungkin untuk membawa puluhan ekor kucing di apartemen, Uya-pun membangun istana yang cukup besar untuk istri, kedua anaknya, dan kucing-kucingnya. Selain karena Uya penyayang binatang, kucing-kucingnya pun kerap berprestasi dalam kontes tingkat dunia.
Lihat Juga :