Kolaborasi Dorong Pengembangan Ekosistem OMAI di Sulsel

Kamis, 24 Februari 2022 - 22:31 WIB
loading...
Kolaborasi Dorong Pengembangan...
Corporate Affairs Director Dexa Group, Krestijanto Pandji menjelaskan terkait OMAI kepada Menparekraf Sandiaga Uno di BBIBWI Sulsel 2022 di Anjungan Pantai Losari, Kamis (24/2). Foto: SINDOnews/Marhawanti Sehe
A A A
MAKASSAR - Pengembangan ekosistem Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) sangat potensial, termasuk di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal itu berkat kekayaan alam yang mendukung bahan baku pembuatan obat herbal dan OMAI.

Daerah yang kini menjadi penyedia bahan baku OMAI di Sulsel adalah Maros. Kabupaten ini menyuplai ikan gabus sebagai salah satu bahan baku dalam pembuatan Asimor, obat yang berkhasiat untuk meningkatkan kualitas air susu ibu. Obat itu diproduksi oleh perusahaan farmasi Dexa Medica.

Corporate Affairs Director Dexa Group, Krestijanto Pandji, mengungkapkan Indonesia menempati urutan kedua di dunia sebagai negara dengan biodiversitas terbesar. Sehingga pengembangan industri OMAI sangat potensial karena tersedia bahan baku yang melimpah.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Diharap Filterisasi Konten Sosmed Tak Mendidik

"Potensi daerah termasuk Sulsel luar biasa. Kami ada produk Asimor, salah satu bahan bakunya berasal dari Kabupaten Maros, yaitu ikan gabus. Lalu ada Stimuno, bahan baku dari meniran, kami bekerja sama dengan petani di Blora dan Gresik," urai Pandji.

Dexa Medica berkomitmen untuk mengembangkan obat herbal dan OMAI. Salah satunya dengan memperkuat kolaborasi agar terjadi multiplier efek yang berimbas pada kesejahteraan petani dan nelayan sekaligus bertumbuhnya perekonomian nasional.

Komitmen itu juga tercermin dari partisipasi Dexa Medica dalam gelaran Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata Indonesia (BBIBWI) Sulsel 2022 yang berlangsung di Anjungan Pantai Losari, Kamis (24/2/2022).

Kegiatan itu dihadiri oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Anggota Komisi XI DPR RI Amir Uskara, dan lain-lain.

"Dexa Group berpartisipasi di acara Bangga Buatan Indonesia ini karena penting sekali untuk meningkatkan kerja sama industri farmasi dengan UMKM, tidak hanya di Sulsel tapi seluruh Indonesia. Tujuannya meningkatkan kesejahteraan UMKM. Lalu membuat kemandirian obat nasional," ungkap Pandji.

Dia melanjutkan, obat herbal dan OMAI juga bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan obat dalam negeri sehingga bisa mengurangi ketergantungan terhadap obat kimia yang 90 persen bahan bakunya diimpor.

Pandji berharap, pemerintah bisa melirik penggunaan obat herbal pada pengobatan formal, misalnya dimasukkan dalam fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bisa diresepkan oleh dokter kepada pasien.

"Kalau masuk ke JKN, maka otomatis akan terjadi ekosistem baru, di mana kami dari industri farmasi akan bekerja sama dengan UMKM dan perbankan dalam melakukan investasi untuk bahan baku," jelas Pandji.

Baca Juga: 104 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Hadir di 38 Kota, Ada 2 di Sulsel

Diketahui, pada gelaran BBIBWI Sulsel 2022, Dexa Group turut memberikan donasi obat-obatan yang akan disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel . Bantuan tersebut dibawa menggunakan kapal Pinisi dari Pantai Losari menuju Pelabuhan Galesong.

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM, dalam waktu dekat Presiden akan meluncurkan program yang mewajibkan belanja pemerintah melalui e-katalog yang juga menyediakan produk dari UMKM.

"Kita tidak hanya melihat (usaha) besar saja, tapi mulai dari bawah dan menengah. Baik itu alat industri dan lain-lain, bisa masuk e-katalog. Ini akan terus kita evaluasi agar lebih baik," pungkas Luhut.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Obat Herbal Diminati...
Obat Herbal Diminati di Manca Negara, Combiphar Tingkatkan Produksi
Penghargaan Jadi Modal...
Penghargaan Jadi Modal Bangun Citra Perusahaan
Produk Pelangsing Milik...
Produk Pelangsing Milik Influencer Ternama Buka Peluang Kemitraan sebagai Distributor dan Reseller
Produk Herbal Indonesia...
Produk Herbal Indonesia Jadi Tren Pasar Dunia, Zulhas Gencarkan Promosi
Menko Luhut Dukung Obat...
Menko Luhut Dukung Obat Modern Asli Indonesia Dimasukkan ke dalam Program JKN
Ironis! Kaya Bahan Baku,...
Ironis! Kaya Bahan Baku, Industri Herbal Indonesia Tak Berkembang
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Edukasi Obat Herbal...
Edukasi Obat Herbal Aman di Tengah Meningkatnya Kasus Diabetes
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved