Perbedaan Kartu ATM Chip dan Magnetic, Cek Keunggulan serta Manfaatnya
Jum'at, 11 Maret 2022 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
- Teknologi
Saat proses otentifikasi akses ke jaringan ATM atau jaringan EDC, Chip memiliki cartography (security) yang dicek saat berinteraksi dengan mesin ATM/EDC. Sementara data di magnetic stripe “as is” tidak diberi password/proteksi
Selain itu, perbedaan kartu ATM chip dan magnetic secara fungsional adalah, kartu magnetic yang belum diganti hanya akan bisa melakukan transaksi pada rekening yang diperjanjikan bersaldo maksimal Rp 5 juta.
Adapun perbedaan dari kartu debit chip seperti, data yang tertanam di dalam kartu dilindungi dengan personal identification number (PIN). Sementara kartu debit non-chip menyimpan informasi tanggal kadaluarsa (expiry date), nama, dan data-data lainnya pada pita hitam yang berada di balik kartu. Mesin ATM atau EDC tidak bisa memastikan kartu magnetic stripes asli atau hasil penggandaan.
Selain itu, mesin ATM atau EDC tidak dapat memastikan keaslian kartu yang dipakai saat transaksi menggunakan kartu debit non-chip, sedangkan kartu yang berbasis chip memiliki metode yang lebih aman.
Sementara data di magnetic stripe tidak memiliki proteksi apapun. Oleh sebab itu, kartu ATM dengan mekanisme magnetic stripe atau kartu ATM lama mudah dibaca dan dicuri pihak tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Gencar Seruan Ganti Kartu ATM Jadi Berbasis Chip, Simak Keunggulannya
Saat proses otentifikasi akses ke jaringan ATM atau jaringan EDC, Chip memiliki cartography (security) yang dicek saat berinteraksi dengan mesin ATM/EDC. Sementara data di magnetic stripe “as is” tidak diberi password/proteksi
Selain itu, perbedaan kartu ATM chip dan magnetic secara fungsional adalah, kartu magnetic yang belum diganti hanya akan bisa melakukan transaksi pada rekening yang diperjanjikan bersaldo maksimal Rp 5 juta.
Adapun perbedaan dari kartu debit chip seperti, data yang tertanam di dalam kartu dilindungi dengan personal identification number (PIN). Sementara kartu debit non-chip menyimpan informasi tanggal kadaluarsa (expiry date), nama, dan data-data lainnya pada pita hitam yang berada di balik kartu. Mesin ATM atau EDC tidak bisa memastikan kartu magnetic stripes asli atau hasil penggandaan.
Selain itu, mesin ATM atau EDC tidak dapat memastikan keaslian kartu yang dipakai saat transaksi menggunakan kartu debit non-chip, sedangkan kartu yang berbasis chip memiliki metode yang lebih aman.
Sementara data di magnetic stripe tidak memiliki proteksi apapun. Oleh sebab itu, kartu ATM dengan mekanisme magnetic stripe atau kartu ATM lama mudah dibaca dan dicuri pihak tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Gencar Seruan Ganti Kartu ATM Jadi Berbasis Chip, Simak Keunggulannya
Lihat Juga :