Sempat Tersendat Pasokan Gas, Listrik di Aceh Kembali Normal
Senin, 14 Maret 2022 - 06:30 WIB
loading...
Ilustrasi jaringan listrik. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Perta Arun Gas berhasil menyelesaikan kendala power loss generator di Kilang Arun, Lhokseumawe, Aceh yang terjadi sejak Sabtu (12/03/2022) pagi. Mulai Minggu (13/3/2022) kemarin, suplai listrik dari Kilang Arun sudah kembali normal.
Fasilitas regas yang terkendala juga sudah kembali mengalirkan gas dari hasil regas LNG ke seluruh pelanggan, terutama ke pembangkit PLN yang ada di Arun maupun Belawan, Sumatera Utara.
Baca Juga: Subholding Gas Pertamina Siap Jadikan Arun Pusat LNG Hub Asia
Corporate Secretary PAG, Hatim Ilwan menyampaikan, berkat sinergi serta upaya tim lapangan yang bergerak cepat, power generator di Kilang Arun dapat berjalan kembali. Selain itu, pasokan gas yang disalurkan melalui Pipa Ruas Arun-Belawan milik Pertagas yang digunakan untuk memasok gas ke pembangkit listrik milik PLN di Aceh dan Wilayah Sumatera Bagian Utara sudah kembali normal.
"Sabtu Malam tahapan proses untuk menjalankan peralatan di Kilang Arun sudah selesai dilaksanakan. Kamipun secara intens berkoordinasi dengan stakeholder terkait mengenai hal ini," ujar Hatim melalui pernyatannya dikutip, Senin (14/3/2022).
Fasilitas regas yang terkendala juga sudah kembali mengalirkan gas dari hasil regas LNG ke seluruh pelanggan, terutama ke pembangkit PLN yang ada di Arun maupun Belawan, Sumatera Utara.
Baca Juga: Subholding Gas Pertamina Siap Jadikan Arun Pusat LNG Hub Asia
Corporate Secretary PAG, Hatim Ilwan menyampaikan, berkat sinergi serta upaya tim lapangan yang bergerak cepat, power generator di Kilang Arun dapat berjalan kembali. Selain itu, pasokan gas yang disalurkan melalui Pipa Ruas Arun-Belawan milik Pertagas yang digunakan untuk memasok gas ke pembangkit listrik milik PLN di Aceh dan Wilayah Sumatera Bagian Utara sudah kembali normal.
"Sabtu Malam tahapan proses untuk menjalankan peralatan di Kilang Arun sudah selesai dilaksanakan. Kamipun secara intens berkoordinasi dengan stakeholder terkait mengenai hal ini," ujar Hatim melalui pernyatannya dikutip, Senin (14/3/2022).
Lihat Juga :