Indonesia Berupaya Menangi Perkara Gugatan Nikel di WTO

Kamis, 17 Maret 2022 - 21:09 WIB
loading...
Indonesia Berupaya Menangi Perkara Gugatan Nikel di WTO
Wamendag Jerry Sambuaga terus berupaya agar Indonesia menang di WTO soal gugatan nikel oleh Uni Eropa. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga yang merupakan ketua delegasi RI di pada sengketa nikel dengan Uni Eropa menegaskan, soal Nikel ia dan seluruh delegasi bertekad melaksanakan secara penuh tekad Presiden Jokowi. Presiden mengatakan bahwa Indonesia akan berjuang melawan tuntutan Uni Eropa.

Baca juga: Putin: Dominasi Politik dan Ekonomi Barat Berakhir

Menurut Jerry, tekad presiden itu didasari oleh beberapa faktor yang terkait dengan kepentingan ekonomi politik nasional. Pertama, perjuangan melawan Uni Eropa di WTO akan ditujukan untuk menunjukkan kedaulatan Indonesia dalam membentuk dan mengimplementasikan hukumnya sendiri. Indonesia berhak mengatur kebijakan ekspor sumber dayanya dan itu harus dihormati oleh negara lain. Ini sesuai dengan prinsip penghormatan kedaulatan yang menjadi dasar hubungan antar negara.

Pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo, menurut Wamendag, berusaha mengatur perdagangan nikel. Di saat yang sama upaya hilirisasi terus digenjot agar nilai tambah dari nikel menjadi optimal. Indonesia diharapkan tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah, apalagi bahan mentah seperti nikel dengan kadar rendah yang dihargai murah, tetapi harus mengekspor barang setengah jadi atau barang jadi. Ini sesuai dengan visi Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin untuk mentrasformasikan ekonomi Indonesia.



“Karena itu, sejak awal disidangkan di WTO, sampai sidang panel bulan ini saya yang ditugaskan sebagai ketua delegasi terus berupaya agar kita menang di WTO,” kata Wamendag.

Sinergi yang kuat dibangun oleh Kemendag dengan Kemenko Marinvest, Kementerian Luar Negeri serta dengan Kementerian dan Lembaga lain. Pemerintah Indonesia juga sudah punya lawyer andal sesuai perintah Presiden. Selain itu tim-tim ahli juga dikerahkan oleh Wamendag yang bisa mendukung para lawyer untuk menyusun argumen yang kuat.

Usaha lain yang dilakukan, menurut Jerry, adalah melakukan pendekatan-pendekatan dengan negara pihak ketiga agar Indonesia mendapatkan dukungan dari negara lain.

Baca juga: Menag Luncurkan Aplikasi HajiPintar, Daftar Haji Kini Bisa Online

“Bagaimanapun ini kan masalah politik ekonomi Internasional, bukan semata-mata isu hukum. Negara-negara dunia berkembang seperti Indonesia dan negara dunia ketiga sering diperlakukan tidak adil dalam sengketa internasional. Padahal semua negara mempunyai kedaulatan yang harus dihormati negara lain. Itu sebabnya kita perlu mendapatkan dukungan agar kedudukan kita semakin kuat,” tandas Jerry.
(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2160 seconds (11.97#12.26)