Tarif PPN Jadi 11%, Sri Mulyani: Masih di Bawah Rata-rata Dunia 15%
Selasa, 22 Maret 2022 - 14:29 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani menegaskan bahwa kenaikan PPN menjadi 11% masih wajar. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sesuai Undang-Undang tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11% pada 1 April 2022. Pemerintah menyatakan, kenaikan PPN 1% ini masih wajar dan berada di bawah rata-rata PPN dunia.
"Kalau rata-rata PPN di seluruh dunia itu ada di 15%, kalau kita lihat negara OECD dan yang lain-lain, Indonesia ada di 10%. Kita naikkan 11% dan nanti 12% pada tahun 2025," ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Jakarta, Selasa(22/3/2022).
Baca Juga: Kenaikan PPN Jadi 11 Persen Dikhawatirkan Picu Inflasi
Sri Mulyani mengaku memahami kekhawatiran yang muncul mengingat saat ini perhatian masyarakat dan dunia usaha tengah fokus pada pemulihan ekonomi. Namun, tegas dia, hal ini semestinya tidak menghalangi upaya untuk membangun fondasi perpajakan yang kuat.
Terlebih, selama masa pandemi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) menjadi instrumen yang bekerja luar biasa. Karena itu, imbuh dia, APBN perlu untuk segera disehatkan melalui penguatan pajak.
"Kalau rata-rata PPN di seluruh dunia itu ada di 15%, kalau kita lihat negara OECD dan yang lain-lain, Indonesia ada di 10%. Kita naikkan 11% dan nanti 12% pada tahun 2025," ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Jakarta, Selasa(22/3/2022).
Baca Juga: Kenaikan PPN Jadi 11 Persen Dikhawatirkan Picu Inflasi
Sri Mulyani mengaku memahami kekhawatiran yang muncul mengingat saat ini perhatian masyarakat dan dunia usaha tengah fokus pada pemulihan ekonomi. Namun, tegas dia, hal ini semestinya tidak menghalangi upaya untuk membangun fondasi perpajakan yang kuat.
Terlebih, selama masa pandemi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) menjadi instrumen yang bekerja luar biasa. Karena itu, imbuh dia, APBN perlu untuk segera disehatkan melalui penguatan pajak.
Lihat Juga :