Hubungan Amerika dan Inggris Makin Mesra, Tarif Baja Era Trump Dihapus

Kamis, 24 Maret 2022 - 12:22 WIB
loading...
Hubungan Amerika dan...
Amerika Serikat (AS) setuju untuk meringankan tarif ekspor baja dan aluminium Inggris, sebagai upaya meredakan ketegangan antara sekutunya. Foto/Dok Reuters
A A A
LONDON - Amerika Serikat (AS) setuju untuk meringankan tarif ekspor baja dan aluminium Inggris , sebagai upaya meredakan ketegangan antara sekutunya. Kebijakan ini mengikuti kesepakatan sebelumnya dengan Uni Eropa dan Jepang atas pajak kontroversial, yang diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump pada 2018 atas nama keamanan nasional.

Sebagai gantinya, Inggris akan menangguhkan pajak tambahan yang telah dikenakan pada produk AS seperti bourbon dan jeans Levi's. Kesepakatan kedua negara untuk saling meringankan tarif perdagangan mendapat sambutan baik dari pelaku bisnis.

Baca Juga: AS dan Sekutunya Keroyokan Berburu Aset Oligarki dan Miliarder Rusia

Berdasarkan perjanjian tersebut, AS akan mengganti tarif 25% pada baja dengan sistem kuota. Kebijakan ini akan membiarkan impor logam Inggris menjadi bebas bea hingga tingkat tertentu atau berdasarkan kuota. Kesepakatan itu akan mulai berlaku 1 Juni 2022, mendatang.

Sekretaris Perdagangan Internasional, Anne-Marie Trevelyan mengatakan, kesepakatan itu telah menghilangkan "iritasi yang sangat membuat frustrasi". Ia juga menyebut perjanjian itu sebagai, "kabar baik bagi sektor baja dan aluminium, yang mendukung pekerjaan lebih dari 80.000 orang di seluruh Inggris".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Rekomendasi
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved