Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan Masih Terbuka

Rabu, 17 Juni 2020 - 15:11 WIB
loading...
Ruang Penurunan Suku...
Ekonom Core Piter Abdullah menilai Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan sebesar 25% pada pertemuan dewan gubernur selanjutnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonom Core Piter Abdullah menilai Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan sebesar 25% pada pertemuan dewan gubernur selanjutnya. Hal ini seiring dengan kondisi likuiditas global yang cukup berlimpah akibat quantitative easing yang banyak dilakukan negara maju.

(Baca Juga: Gara-Gara Corona, Utang Luar Negeri Pemerintah Naik )

Ditambah serta laju nilai tukar rupiah diperkirakan akan stabil cenderung menguat dan berkurangnya tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan suku bunga global yang saat ini sangat rendah. Kondisi tersebut menurutnya memberikan ruang bagi BI untuk kembali melakukan pelonggaran.

"Jadi BI memiliki peluang untuk melanjutkan penurunan suku bunga membantu perekonomian yang sedang terkontraksi," kata Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

(Baca Juga: BI Perpanjang Penyesuaian Kegiatan Operasional Perbankan )

Dalam kesempatan yang sama, Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai, ruang penurunan suku bunga acuan masih ada 25 bps. Penurunan bunga acuan sebaiknya segera dilakukan untuk menstimulus sektor riil.

Sementara dari sisi pasar keuangan, rupiah dalam sebulan terakhir berhasil menguat 4,38% terhadap dolar. "Artinya fokus BI tidak hanya menjaga stabilitas disektor keuangan, tapi juga perlu memberikan relaksasi moneter ke pelaku usaha riil," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
Tok! BI Menaikkan Suku...
Tok! BI Menaikkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,25%, Mampukah Selamatkan Rupiah?
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Bank Indonesia Buka...
Bank Indonesia Buka Rekrutmen Special Hire dan PKWT 2026, Daftar Hari Ini
Rekomendasi
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved