Ramalan Bos JPMorgan: Perang Rusia Ukraina Bakal Berkepanjangan, Sarankan Ini ke AS

Senin, 04 April 2022 - 21:31 WIB
loading...
A A A
Dimon telah menghabiskan lebih dari satu dekade membangun apa yang dia sebut 'neraca benteng' bank, dan dia mengatakan sekarang JPMorgan cukup kuat dan dapat menahan kerugian USD10 miliar atau lebih dan "masih dalam kondisi yang sangat baik."

Sementara Dimon menulis bahwa dia tidak khawatir tentang eksposur bank ke Rusia, namun Ia mengatakan perang di Ukraina akan memperlambat ekonomi global dan berdampak pada geopolitik selama beberapa dekade.

"Kami menghadapi tantangan di setiap kesempatan: pandemi, tindakan pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya, pemulihan yang kuat setelah resesi global yang tajam dan dalam, pemilihan AS yang sangat terpolarisasi, meningkatnya inflasi, perang di Ukraina dan sanksi ekonomi dramatis terhadap Rusia," katanya.

Baca Juga: Bos JPMorgan Minta Maaf ke China Usai Dianggap Melecehkan Partai Komunis

Soal akuisisi, Dimon menerangkan, bahwa bank akan mengurangi pembelian kembali saham selama beberapa tahun depan untuk memenuhi peningkatan modal sesuai aturan federal "dan karena kami telah melakukan beberapa akuisisi yang baik yang kami percaya akan meningkatkan masa depan perusahaan," paparnya.

JPMorgan telah melakukan pembelian, menghabiskan hampir USD5 miliar untuk akuisisi selama 18 bulan terakhir. Dimon mengatakan, langkah itu akan meningkatkan "biaya investasi tambahan" sekitar USD700 juta tahun ini. "Investasi dalam teknologi akan menambah USD2 miliar untuk biaya tahun ini," kata Dimon.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Rekomendasi
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Berita Terkini
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved