Pandemi Terkendali, Realisasi Pendapatan dan Belanja Negara di Sulsel Meningkat
Selasa, 05 April 2022 - 11:37 WIB
loading...
Pelonggaran sejumlah aturan turut berdampak pada realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di Sulsel. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Pelonggaran sejumlah aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah menyusul melandainya laju penularan Covid-19 turut berdampak pada realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara ( APBN ) di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) Sulsel, Ekka S Sukadana mengatakan, penurunan kasus Covid-19 dan capaian vaksinasi diharapkan semakin mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel.
“Kondisi penurunan dari penyebaran Covid-19 dan peningkatan vaksinasi ini bisa terlihat dari upaya pemerintah dalam pemaksimalan vaksinasi. Sehingga momentum pertumbuhan ekonomi tetap bisa kita pertahankan di tahun 2021 hingga 2022,” paparnya.
Baca Juga: Provinsi Sulsel Kebagian Rp48,68 Triliun dari APBN 2022
Menurut dia, peningkatan mobilisasi menjadi acuan peningkatan ke depan dan tentunya level pergerakan ini harus dijaga. Menurunnya kasus Covid-19 memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap Indeks Keyakinan Konsumen.
Lanjut Ekka, mobilisasi masyarakat sempat menurun, namun kembali naik dengan cepat sejalan dengan terkendalinya pandemi Covid-19, dan juga pergerakan di tempat kerja sempat mengalami menurun di akhir Februari namun kembali naik pada bulan Maret.
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) Sulsel, Ekka S Sukadana mengatakan, penurunan kasus Covid-19 dan capaian vaksinasi diharapkan semakin mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel.
“Kondisi penurunan dari penyebaran Covid-19 dan peningkatan vaksinasi ini bisa terlihat dari upaya pemerintah dalam pemaksimalan vaksinasi. Sehingga momentum pertumbuhan ekonomi tetap bisa kita pertahankan di tahun 2021 hingga 2022,” paparnya.
Baca Juga: Provinsi Sulsel Kebagian Rp48,68 Triliun dari APBN 2022
Menurut dia, peningkatan mobilisasi menjadi acuan peningkatan ke depan dan tentunya level pergerakan ini harus dijaga. Menurunnya kasus Covid-19 memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap Indeks Keyakinan Konsumen.
Lanjut Ekka, mobilisasi masyarakat sempat menurun, namun kembali naik dengan cepat sejalan dengan terkendalinya pandemi Covid-19, dan juga pergerakan di tempat kerja sempat mengalami menurun di akhir Februari namun kembali naik pada bulan Maret.
Lihat Juga :