alexametrics

Baru 'Sembuh', Ritel Tidak Bisa Langsung Kejar Omzet 100%

loading...
Baru Sembuh, Ritel Tidak Bisa Langsung Kejar Omzet 100%
Salah satu mal yang sudah dibuka. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Ibarat baru sembuh, industri ritel tak akan segera bisa berlari kencang meski mal dan pusat perbelanjaan telah dibuka. Makanya, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, omzet ritel tidak bisa langsung kembali 100%. Apalagi, pemberlakukan kebijakan phsical distancing membuat pengunjung dibatasi.

"Pembukaan aktivitas perdagangan tidak bisa langsung mengembalikan 100% omzet, tapi paling tidak ada omzet yang masuk," kata Agus di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Selain pandemi virus Corona, peralihan masyarakat yang kian intens berbelanja online juga turut serta memengaruhi sektor ritel. (Baca: Punya Kontribusi Besar, Insentif untuk Ritel Tengah Dikaji)



"Konsumsi saat ini mengalami penurunan sekitar 30% dan pola transaksi kelas menengah banyak shifting ke digital platform," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam tata normal, sektor perdagangan akan menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat untuk lebih produktif. Hal ini untuk membangkitkan perekonomian Indonesia.

"Kita menekankan penggunaan masker agar tetap aman, dan produksi pembuat masker agar dipasarkan. Kita harus gotong-royong sehingga perekonomian tetap berjalan," jelasnya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top