Penjualan Alat Tulis Faber-Castell di Indonesia Meningkat 30 Persen
Senin, 11 April 2022 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
"Selama pandemi, masyarakat lebih banyak meluangkan waktunya untuk melakukan hobinya, salah satunya menggambar dan menulis secara manual. Hal itu berdampak positif bagi perusahaan," ungkap Leitz.
Dia menambahkan, pihaknya juga memperkenalkan budaya baru melalui 'Satu Faber-Castell' bagi karyawan di seluruh dunia, guna memperkuat dan mengembangkan perusahan dua kali lebih kuat dari pasar selama lima tahun ke depan.
Terkait digitalisasi, Faber-Castell tidak menganggap digitalisasi sebagai ancaman, tetapi sebagai peluang. Hal ini dijalankan melalui dua pendekatan, digitalisasi internal, dimana dengan digitalisasi internal akan mempercepat proses komunikasi dan bisnis secara internal, bahkan termasuk secara global.
Sementara eksternal, digitalisasi memberikan peluang dan cara baru komunikasi kepada konsumen melalui beragam platform.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Penjualan Faber Castell di Indonesia Meningkat 30 Persen
Dia menambahkan, pihaknya juga memperkenalkan budaya baru melalui 'Satu Faber-Castell' bagi karyawan di seluruh dunia, guna memperkuat dan mengembangkan perusahan dua kali lebih kuat dari pasar selama lima tahun ke depan.
Terkait digitalisasi, Faber-Castell tidak menganggap digitalisasi sebagai ancaman, tetapi sebagai peluang. Hal ini dijalankan melalui dua pendekatan, digitalisasi internal, dimana dengan digitalisasi internal akan mempercepat proses komunikasi dan bisnis secara internal, bahkan termasuk secara global.
Sementara eksternal, digitalisasi memberikan peluang dan cara baru komunikasi kepada konsumen melalui beragam platform.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Penjualan Faber Castell di Indonesia Meningkat 30 Persen
Lihat Juga :