Bisa Picu Gejolak, Tarif Listrik-BBM-LPG Jangan Naik Berjamaah

Kamis, 14 April 2022 - 11:43 WIB
loading...
Bisa Picu Gejolak, Tarif...
Sejumlah pekerja memasang instalasi listrik di Lingkar Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (22/11/2021). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah menaikkan tarif listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite, solar dan LPG 3 kg harus dilakukan pada momentum yang tepat agar tidak menimbulkan gejolak.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, sebenarnya pemerintah berada pada posisi serba salah karena kenaikan harga tersebut merupakan respons dari tingginya harga minyak dunia.

"Kenaikan harga minyak dunia akan dibarengi dengan kenaikan ICP (Indonesian Crude Price/minyak mentah Indonesia) di mana tiap kenaikan USD1 ICP akan berdampak pada beban subsidi dan kompensasi yang harus dibayarkan ke Pertamina dan PLN," ujar Mamit kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (14/4/2022).

Baca juga: Siap-siap, Menteri ESDM Beri Sinyal Tarif Listrik Bakal Naik

Meski demikian, kata dia, pemerintah tidak boleh langsung menaikkan harga kebutuhan secara bersamaan. Terlebih lagi, masyarakat baru bangkit dan memulai kembali roda perekonomian setelah hampir 2 tahun dilanda pandemi.

Di sisi lain, sebelumnya juga terdapat kenaikan harga seperti PPN menjadi 11% dan BBM Pertamax. Belum lagi harga minyak goreng dan sembako lainnya yang masih mahal, apalagi menjelang Idul Fitri. "Pengeluaran Idul Fitri pastinya akan lebih besar dibandingkan bulan lain,” tandas Mamit.

Baca juga: Tak Hanya Tarif Listrik, Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Akan Naik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni
Jawab Perluasan Biodiesel...
Jawab Perluasan Biodiesel B50 untuk Industri, Bpfilters Hadirkan Filter Solar Terbaru
Mobil 1.400 cc Dilarang...
Mobil 1.400 cc Dilarang Isi BBM Pertalite per 1 Juni 2026 Tidak Benar, Begini Penjelasan Pertamina
Lapor Prabowo, Bahlil...
Lapor Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM hingga LPG Aman
Harga Energi Global...
Harga Energi Global Melonjak Tajam, BBM LPG dan LNG Alami Tren Kenaikan
AS Untung Besar dari...
AS Untung Besar dari Krisis Selat Hormuz, Ekspor LPG Tembus Rekor 3,3 Juta Barel per Hari
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Tokoh Madura: Masyarakat...
Tokoh Madura: Masyarakat Tak Boleh Jadi Penonton dalam Konversi LPG ke NGC
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Bahaya Susu Kental Manis...
Bahaya Susu Kental Manis pada Anak, Bisa Picu Stunting
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved