Anggota G20 Kutuk Perang Rusia-Ukraina, Sri Mulyani: Hambat Pemulihan Ekonomi

Kamis, 21 April 2022 - 07:35 WIB
loading...
Anggota G20 Kutuk Perang...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers FMCBG G20 ke-2, Kamis (21/4/2022). FOTO/Tangkapan Layar Youtube/Michelle Natalia
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hasil pertemuan kedua Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (FMCBG) G20 sepakat menyerukan perang antara Rusia dan Ukraina segera dihentikan. Perang antara Rusia dan Ukraina tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran hukum internasional.

"Banyak anggota G20 mengutuk perang sebagai tidak beralasan, tidak dapat dibenarkan dan pelanggaran hukum internasional," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers FMCBG G20 ke-2, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga: Rusia Sukses Uji Rudal Nuklir Setan II, Begini Reaksi AS

Menurut dia forum FMCBG yang diselenggarakan di Washington D.C., Amerika Serikat, berlangsung dalam situasi yang menantang. Pasalnya, dampak dari adanya perang antara Rusia dan Ukraina telah dirasakan oleh negara-negara di luar Eropa.

Tak berhenti di situ, Anggota G20 juga menyatakan keprihatinan yang mendalam tentang krisis kemanusiaan, ekonomi, dan keuangan akibat dampak dari perang Rusia dan Ukraina. Sebab itu, perang Rusia dan Ukraina harus segera dihentikan karena berpotensi menghambat proses pemulihan ekonomi global serta meningkatkan kekhawatiran khususnya terkait ketahanan pangan dan harga energi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Berita Terkini
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved