Perang Ekonomi Melawan Rusia Semakin Memanas

Senin, 02 Mei 2022 - 01:50 WIB
loading...
A A A
Pendapatan energi Rusia mencapai USD76 miliar pada kuartal keempat 2021, atau menyentuh level tertinggi dalam 10 tahun, menurut Institute for International Finance. Kelompok riset itu berpikir harga minyak dan gas yang lebih tinggi saat ini dapat mendorong pendapatan energi Rusia lebih tinggi lagi, bahkan dengan adanya sanksi.

Itu sebabnya negara-negara Eropa dan negara-negara lain yang menjatuhkan sanksi sekarang mempertimbangkan untuk melangkah lebih jauh dengan menghentikan pembelian minyak secara total atau memperketat sanksi keuangan dengan cara yang secara efektif dengan melarang pembiayaan yang diperlukan untuk transaksi tersebut.

Baca Juga: Perang Rusia Ukraina Adalah Bencana Ekonomi, Bank Dunia Memperingatkan

Jika salah satu dari hal-hal ini terjadi, faktor kuncinya adalah apakah pembeli energi besar seperti China dan India akan membeli sebagian besar atau semua minyak yang tidak dapat dijual Rusia di tempat lain. Dimana mereka mungkin mendapatkannya dengan diskon yang cukup besar dibanding harga global.

Apabila mereka benar melakukannya, hal itu jelas akan menjadi semacam garis kehidupan bagi pembiayaan militer Putin. Amerika Serikat memimpin upaya untuk memotong impor energi Rusia, sebuah kampanye tekanan yang dapat membuat hubungan global kembali memanas selama beberapa tahun yang akan datang.

Pertempuran militer di Ukraina mungkin tidak akan menuju ke dalam Perang Dunia III , tetapi pertempuran ekonomi dapat memaksa negara-negara terkait untuk memilih sisi mana dan harus menanggung konsekuensinya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Rekomendasi
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved