SRI Organik PT Vale, Harapan Baru Pertanian Produktif-Ramah Lingkungan di Pomalaa
Jum'at, 03 Juni 2022 - 12:51 WIB
loading...
Program PSRLB melalui metode System of Rice Intensification (SRI) Organik PT Vale mendapat sambutan positif dari para petani binaan maupun dari jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kolaka. Foto/Dok PT Vale
A
A
A
KOLAKA - Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) melalui metode System of Rice Intensification (SRI) Organik PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendapat sambutan positif dari para petani binaan maupun dari jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kolaka. Program SRI Organik merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sektor pertanian.
Ungkapan apresiasi para petani disampaikan pada panen perdana SRI Organik di Kecamatan Baula, Kabupatem Kolaka, Rabu (1/6/2022). Panen perdana dilakukan para petani binaan program PSRLB PT Vale . Padi yang sukses dipanen mencapai 8,36 Ton/Hektare (Ha) dari luar lahan 3 Ha di empat desa yang ada di dua kecamatan.
Baca Juga: PT Vale Tanam Perdana Padi SRI Organik di Desa Ululere
Panen perdana dihadiri Bupati Kolaka Ahmad Safei, Wakil Bupati Kolaka Muh. Jayadin, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Bahrun Hanise, Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa, Ketua Komisi III DPRD Kolaka Akhdan, Camat Baula Saritomo, dan Vice President Director PT Vale Adriansyah Chaniago.
Petani asal Desa Puubunga, Kecamatan Baula Onang Sumarna mengatakan, padi yang ditanam dengan metode SRI Organik sangat produktif. Onang adalah salah satu petani yang ikut pelatihan program PSRLB selama tujuh bulan terakhir.
Pria 55 tahun itu menjelaskan, lahan 0,3 Hektare (Ha) yang dimilikinya mampu memproduksi beras organik sebanyak 10 karung atau setara 1,2 Ton/Ha. Menurut Onang, pola penanaman SRI Organik lebih mudah dan ramah lingkungan.
"Karena penerapan SRI Organik hanya memerlukan bibit sebanyak 3-5 Kg, sementara yang konvensional sebanyak 70-100 Kg," kata Onang saat presentasi hasil PSRLB, disela-sela panen raya di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Ungkapan apresiasi para petani disampaikan pada panen perdana SRI Organik di Kecamatan Baula, Kabupatem Kolaka, Rabu (1/6/2022). Panen perdana dilakukan para petani binaan program PSRLB PT Vale . Padi yang sukses dipanen mencapai 8,36 Ton/Hektare (Ha) dari luar lahan 3 Ha di empat desa yang ada di dua kecamatan.
Baca Juga: PT Vale Tanam Perdana Padi SRI Organik di Desa Ululere
Panen perdana dihadiri Bupati Kolaka Ahmad Safei, Wakil Bupati Kolaka Muh. Jayadin, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Bahrun Hanise, Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa, Ketua Komisi III DPRD Kolaka Akhdan, Camat Baula Saritomo, dan Vice President Director PT Vale Adriansyah Chaniago.
Petani asal Desa Puubunga, Kecamatan Baula Onang Sumarna mengatakan, padi yang ditanam dengan metode SRI Organik sangat produktif. Onang adalah salah satu petani yang ikut pelatihan program PSRLB selama tujuh bulan terakhir.
Pria 55 tahun itu menjelaskan, lahan 0,3 Hektare (Ha) yang dimilikinya mampu memproduksi beras organik sebanyak 10 karung atau setara 1,2 Ton/Ha. Menurut Onang, pola penanaman SRI Organik lebih mudah dan ramah lingkungan.
"Karena penerapan SRI Organik hanya memerlukan bibit sebanyak 3-5 Kg, sementara yang konvensional sebanyak 70-100 Kg," kata Onang saat presentasi hasil PSRLB, disela-sela panen raya di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Lihat Juga :