SRI Organik PT Vale, Harapan Baru Pertanian Produktif-Ramah Lingkungan di Pomalaa
Jum'at, 03 Juni 2022 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Vice President Director PT Vale Indonesia Tbk, Adriansyah Chaniago, menyampaikan perseroan berkomitmen untuk menjalankan dengan sungguh-sungguh program keberlanjutan di Blok Pomalaa. Dia mengaku turut senang atas hasil yang dicapai para petani lewat program PSRLB PT Vale dengan metode pertanian SRI Organik.
"Ini komitmen kita bersama. Dan seperti yang telah dipaparkan oleh para petani binaan program, hasilnya sangat menggembirakan. SRI Organik ini penting dalam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berkelanjutan. Dan jadi program andalan kita. Makanya kita optimis ke depan program ini bisa tambah luasannya, tentu semua itu berkat kerjasama dengan pemerintah dan petani setempat," paparnya.
Program PSRLB melalui metode SRI Organik telah dijalankan PT Vale sejak 2015. Program tersebut mengedepankan skala prioritas tiga kawasan yang sangat dekat dari area operasional Perusahaan. Tiga kawasan tersebut: kawasan wilayah kerja, kawasan wilayah peran, dan kawasan wilayah sosial, dengan mengedepankan konsep belajar dari pengalaman, melalui proses belajar secara alami, yaitu mengalami, mengungkapkan, menganalisa, menyimpulkan dan menerapkan.
Baca Juga: Komitmen Pembangunan Berkelanjutan PT Vale Lewat Padi SRI Organik di 'Bumi Nikel'
“Awalnya SRI Organik ini berjalan di Luwu Timur dan sejauh ini cukup berhasil, sehingga kita juga bawa ke area pemberdayaan blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Dan kita lihat pendampingan berhasil lewat panen raya perdana kali ini,” ujar Adriansyah.
Program SRI di Kabupaten Kolaka dimulai sejak November 2021 di Kecamatan Tanggetada, Desa Lamedai dengan total luas lahan 1,41 Ha milik 13 petani binaan. Lokasi lainnya berada Kecamatan Baula tepatnya di Desa Puubunga, Puuroda, Puulemo dengan luas lahan 0,85 Ha milik sembilan petani. Hingga kini sudah ada 54 petani yang ikut pelatihan tersebut. Penanaman perdana SRI Organik ini dilaksanakan pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu.
"Ini komitmen kita bersama. Dan seperti yang telah dipaparkan oleh para petani binaan program, hasilnya sangat menggembirakan. SRI Organik ini penting dalam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berkelanjutan. Dan jadi program andalan kita. Makanya kita optimis ke depan program ini bisa tambah luasannya, tentu semua itu berkat kerjasama dengan pemerintah dan petani setempat," paparnya.
Program PSRLB melalui metode SRI Organik telah dijalankan PT Vale sejak 2015. Program tersebut mengedepankan skala prioritas tiga kawasan yang sangat dekat dari area operasional Perusahaan. Tiga kawasan tersebut: kawasan wilayah kerja, kawasan wilayah peran, dan kawasan wilayah sosial, dengan mengedepankan konsep belajar dari pengalaman, melalui proses belajar secara alami, yaitu mengalami, mengungkapkan, menganalisa, menyimpulkan dan menerapkan.
Baca Juga: Komitmen Pembangunan Berkelanjutan PT Vale Lewat Padi SRI Organik di 'Bumi Nikel'
“Awalnya SRI Organik ini berjalan di Luwu Timur dan sejauh ini cukup berhasil, sehingga kita juga bawa ke area pemberdayaan blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Dan kita lihat pendampingan berhasil lewat panen raya perdana kali ini,” ujar Adriansyah.
Program SRI di Kabupaten Kolaka dimulai sejak November 2021 di Kecamatan Tanggetada, Desa Lamedai dengan total luas lahan 1,41 Ha milik 13 petani binaan. Lokasi lainnya berada Kecamatan Baula tepatnya di Desa Puubunga, Puuroda, Puulemo dengan luas lahan 0,85 Ha milik sembilan petani. Hingga kini sudah ada 54 petani yang ikut pelatihan tersebut. Penanaman perdana SRI Organik ini dilaksanakan pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu.
(tri)
Lihat Juga :