Pelindo Sebut Kendari New Port Solusi Pangkas Biaya Ekpor dan Impor

Jum'at, 10 Juni 2022 - 10:09 WIB
loading...
Pelindo Sebut Kendari...
Pemaparan perkembangan pembangunan Kendari New Port (KNP), Kamis (9/6/2022). Foto/Alfiandis Nur Hidayat
A A A
KENDARI - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 terus melakukan pembangunan pelabuhan Kendari New Port (KNP) sebagai bagian dari komitmen menjadikan KNP sebagai salah satu terminal tujuan bongkar muat barang dan komoditas ekspor dan impor.

General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Kendari New Port, Capt Suparman menyampaikan, KNP akan terus ditingkatkan baik dari sistem pelayanan berbasis digital maupun pembangunan terminal yang bertaraf international sehingga dapat melakukan aktivitas ekspor dan impor.

Baca Juga: Pelindo Teken MoU Pemanfaatan Lahan dengan Perseroda Sulsel

"Komoditinya sudah status ekspor atau kontainernya sudah status ekspor dari pelabuhan Kendari, tapi kapal dengan kapasitas yang ke sini itu belum ada yang besar sehingga itu belum bisa kita lakukan. Makanya perlu kita bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk Pemerintah Daerah untuk mengkonsolidasikan komoditi barang ekspor community tersebut di Kendari," paparnya.

Pelindo Regional 4 Kendari New Port akan terus melakukan pembenahan berangsur sebanyak tiga tahap, dengan fokus pada perluasan lapangan penumpukan dengan Reklamasi (39 ha), perpanjangan dermaga (200x35 m2) dan trestle, hingga engadaan CC 2 unit serta RTG 6 unit dengan kapasitas terminal kurang lebih 3,5 Juta Teutonic pertahunnya.

Tentu dengan taraf dan kapasitas yang besar akan memberikan dampak besar pada kinerja pelayanan di terminal KNP. Tak hanya itu, aktivitas bongkar muat barang ekspor dan impor di Kendari New Port ini akan berpengaruh pada penurunan biaya transportasi.

"Sebenarnya banyak keuntungan yang didapat kalau sudah ekspor artinya tidak ada double cost di situ, nanti ini bisa meningkatkan kemampuan pelaku ekspor impor untuk meningkatkan produksinya karena dia biayanya bisa lebih murah Inshaallah kalau kita bisa bersama-sama menggaungkan ini," tegasnya.

Di sini untuk fasilitasnya lengkap bisa mendukung sampai 30.000 GT, bisa standar fasilitasnya dan barangkali bisa dilirik oleh pelaku-pelaku usaha maupun pelaku pelayaran," tambahnya.

Sejauh ini, kapasitas KNP dapat menampung sebesar 250.000 Teus, dengan sejauh ini menampung peti kemas kurang lebih 16.000 teus di 2022. Hal ini akan terus dilakukan peningkatan kualitas sejalan dengan keinginan pemerintah dalam perencanaan pelaksanaan proyek strategis Indonesia.

Baca Juga: Merger Pelindo Jadi Solusi Persoalan Industri Kepelabuhan

Tak hanya dari segi kapasitas, KNP juga akan berfokus pada implementasi planer berbasis paning dan control sehingga lebih mempermudah kinerja pendataan pelabuhan dalam proses bongkar muat yang dilakukan.

Turut hadir dalam giat yang menjadi agenda rutin tahunan di Kehumasan Pelindo Regional 4 ini, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Basri Alam dan Departemen Head Hukum dan Humas Pelindo Regional 4, Erisanty.

Tentunya, kegiatan ini juga melibatkan General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Kendari New Port, Capt Suparman, Manager SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Kendari New Port, Alfian dan seluruh pejabat serta staf yang ada di Pelindo Regional 4 Kendari New Port.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapasitas Naik 150 Persen,...
Kapasitas Naik 150 Persen, Capaian Bongkat Muat Makassar New Port Selalu di Atas Target
Merger Pelindo, Simak...
Merger Pelindo, Simak Dampak ke IPCM dan IPCC
Usai Merger, Berikut...
Usai Merger, Berikut Rencana 5 Tahun PT Pelindo
Dirut Pelindo IV Bicara...
Dirut Pelindo IV Bicara Merger: Kita Bisa Kompetitif dengan Negara Lain
Kolaborasi BIMA dan...
Kolaborasi BIMA dan EII Tingkatkan Kinerja dengan Inovasi
Pelindo IV-BIMA Eratkan...
Pelindo IV-BIMA Eratkan Kolaborasi Engineering Pelabuhan
Ratusan Petani Jambi...
Ratusan Petani Jambi dan Sumbar Pelajari Kemitraan PTPN IV
Pelindo Regional 4 Manado...
Pelindo Regional 4 Manado Gelar Program Menembus Batas Difablepreneur
Semarak Kemerdekaan...
Semarak Kemerdekaan RI, JPPI Gelar CSR Lomba Mewarnai Pelabuhan
Rekomendasi
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved