Mendag Lutfi Ungkap Alasan Harga Minyak Goreng Masih Mahal

Sabtu, 11 Juni 2022 - 21:30 WIB
loading...
Mendag Lutfi Ungkap...
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjelaskan penyebab harga minyak goreng tak kunjung turun. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjelaskan penyebab harga minyak goreng tak kunjung turun. Sampai saat ini harga minyak goreng di lapangan masih mahal.

"Jadi gini, yang membuat harga minyak goreng tinggi itu adalah harga patokan dunia. Jadikan ekonomi Indonesia ini masih dalam bagian dari pada rantai pasok dunia, jadi ketika harga komoditas terutama untuk minyak nabati ini naik, maka akan mengganggu harga minyak goreng di dalam negeri," terang Mendag Lutfi dalam wawancara eksklusif di MNC News Room, dikutip Sabtu (11/6/2022).



Lanjut dia menerangkan kalau adanya penyebab lainnya, yakni perang antara Rusia dengan Ukraina. Alasannya, karena kedua negara tersebut merupakan pengasil dari seperempat sun flower atau minyak bunga matahari. Ketika dua negara ini berperang, maka negara lain kekurangan pasokan sun flower sehingga otomatis meningkatkan harga minyak nabati.

"Jika kita lihat pada 11 Maret 2020 itu harga minyak hanya Rp7.000 per kilogram. Sekarang ini sudah naik sampai Rp21.000 pada Maret lalu. Jadi ini menyebabkan kenaikan luar biasa hingga 250% dan ini yang menyebabkan harga dunia tinggi, karena harga dunia tinggi maka harga di Indonesia juga tinggi," terangnya.



Dia menyebut fokus pemerintah saat ini adalah memastikan minyak goreng curah untuk masyarakat tersedia dan terjangkau harganya. Dia berharap setidaknya dari 10.000 titik yang ditetapkan pemerintah, ada 30.000 pengecer minyak goreng curah yang menjual seharga Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyakita Tembus...
Harga Minyakita Tembus Rp17.100/Liter, Mendag Janji Turun 2 Hari Lagi
Harga MinyaKita Naik...
Harga MinyaKita Naik di Atas HET, Mendag Budi Santoso Buka Suara
Dinilai Gagal, Kepala...
Dinilai Gagal, Kepala Bapanas Perlu Ganti Orang yang Tepat dan Mumpuni
Beras Mahal Petani Miskin,...
Beras Mahal Petani Miskin, SPI Desak Kepala Bapanas Diganti
Harga Obat di RI Lebih...
Harga Obat di RI Lebih Mahal 400%, Ini Arahan Jokowi ke Kepala BPOM
Ini Biaya-biaya yang...
Ini Biaya-biaya yang Disisipkan Bikin Harga Tiket Pesawat Mahal
Tak Hanya Naik Jadi...
Tak Hanya Naik Jadi Rp15.500 per liter, MinyaKita Langka di Pasar
Orang Tua Makin Sulit...
Orang Tua Makin Sulit Biayai Sekolah Anak, Ini Buktinya
Harga Eceran Minyak...
Harga Eceran Minyak Goreng Naik, Beban Ekonomi Bakal Makin Berat
Rekomendasi
Prabowo dan Megawati...
Prabowo dan Megawati Akan Bertemu usai Lebaran, Apa yang Dibahas?
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
10 Dirresnarkoba Dimutasi...
10 Dirresnarkoba Dimutasi Kapolri Maret 2025, Berikut Ini Nama-namanya
Berita Terkini
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Impor, Bursa Asia Gonjang-Ganjing
19 menit yang lalu
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Semua Barang Impor ke AS, Indonesia Kena 32%
36 menit yang lalu
Diskon Tarif Tol 20%...
Diskon Tarif Tol 20% Mulai Berlaku Kamis 3 April 2025, Catat Sampai Kapan!
9 jam yang lalu
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
9 jam yang lalu
Chandra Asri dan Glencore...
Chandra Asri dan Glencore Resmi Kuasai Kilang Shell Singapura Senilai Rp4,2 Triliun
12 jam yang lalu
Ikut Pertamina UMK Academy,...
Ikut Pertamina UMK Academy, Produk UMKM Bisa Go Global
12 jam yang lalu
Infografis
Morgan Stanley Ungkap...
Morgan Stanley Ungkap 3 Alasan Dominasi Dolar AS Tak Akan Pudar
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved