5 Harta Karun Tambang Indonesia dengan Cadangan Terbesar
Kamis, 16 Juni 2022 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Tren produksi olahan nikel di Indonesia mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Awalnya produksi olahan nikel hanya sebesar 927,9 ribu ton pada 2018. Angka ini terus naik, salah satunya ditopang oleh produksi feronikel. Kementerian ESDM pun berencana meningkatkan kembali produksi olahan nikel mencapai 2,58 juta ton pada 2022.
2. Timah
Cadangan timah Indonesia cukup besar dan menempati posisi 4 di dunia sebagai penghasil timah. Artinya, cukup besar jumlahnya dan permintaan dunia akan timah juga cukup tinggi.
Pemanfaatan timah dalam kehidupan manusia adalah untuk pelapis besi, pembuatan kaleng, tube, bahkan juga dijadikan pembungkus berbagai jenis makanan, seperti cokelat dan permen.
Saat ini penghasil timah terbesar berlokasi di Pulau Bangka, Pulau Karimun, dan daratan Riau. Namun mirisnya karena tata kelola yang carut marut membuat cadangan timah Indonesia menipis.
Dari catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), cadangan timah Indonesia diprediksi hanya akan cukup untuk pasokan atau 25 tahun atau hingga 2046. Diketahui, saat ini cadangan timah Indonesia mencapai 2,23 juta ton. Tercatat untuk produksi tahunan mencapai 85.000 ton per tahun.
3. Batubara
Kementerian ESDM mencatat cadangan batu bara Indonesia per 19 Januari 2022 sebanyak 31,7 miliar ton. Data tersebut dihimpun dari Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi.
Cadangan batu bara berkalori rendah atau kurang dari 5.100 kalori/gram mencapai sebesar 10,9 miliar ton. Lalu, kalori sedang atau 5.100 kalori/gram-6.100 kalori/gram sebanyak 18,8 miliar ton.
Kemudian, batu bara berkalori tinggi dengan kadar 6.100 kalori/gram-7.100 kalori/gram sebanyak 1,5 miliar ton. Batu bara berkalori sangat tinggi atau di atas 7.100 kalori/gram tidak begitu banyak, 0,6 miliar ton.
Selain cadangan, catatan sumber daya batu bara untuk periode sama, dengan total 91,6 miliar ton. Rinciannya, untuk kategori kalori rendah sebanyak 29,7 miliar ton, kalori sedang sebesar 51,9 miliar ton, kalori tinggi sebanyak 7,2 miliar ton, dan kalori sangat tinggi sebanyak 2,8 miliar ton.
Baca Juga: Inilah Harta Karun Indonesia Paling Wangi di Dunia
Pada tahun lalu realisasi produksi batu bara RI sebesar 614 juta ton atau 98,2% dari target 625 juta ton. Dari total produksi itu, mayoritas diekspor dan hanya sekitar 21%-nya saja yang dipakai untuk kebutuhan dalam negeri.
2. Timah
Cadangan timah Indonesia cukup besar dan menempati posisi 4 di dunia sebagai penghasil timah. Artinya, cukup besar jumlahnya dan permintaan dunia akan timah juga cukup tinggi.
Pemanfaatan timah dalam kehidupan manusia adalah untuk pelapis besi, pembuatan kaleng, tube, bahkan juga dijadikan pembungkus berbagai jenis makanan, seperti cokelat dan permen.
Saat ini penghasil timah terbesar berlokasi di Pulau Bangka, Pulau Karimun, dan daratan Riau. Namun mirisnya karena tata kelola yang carut marut membuat cadangan timah Indonesia menipis.
Dari catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), cadangan timah Indonesia diprediksi hanya akan cukup untuk pasokan atau 25 tahun atau hingga 2046. Diketahui, saat ini cadangan timah Indonesia mencapai 2,23 juta ton. Tercatat untuk produksi tahunan mencapai 85.000 ton per tahun.
3. Batubara
Kementerian ESDM mencatat cadangan batu bara Indonesia per 19 Januari 2022 sebanyak 31,7 miliar ton. Data tersebut dihimpun dari Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi.
Cadangan batu bara berkalori rendah atau kurang dari 5.100 kalori/gram mencapai sebesar 10,9 miliar ton. Lalu, kalori sedang atau 5.100 kalori/gram-6.100 kalori/gram sebanyak 18,8 miliar ton.
Kemudian, batu bara berkalori tinggi dengan kadar 6.100 kalori/gram-7.100 kalori/gram sebanyak 1,5 miliar ton. Batu bara berkalori sangat tinggi atau di atas 7.100 kalori/gram tidak begitu banyak, 0,6 miliar ton.
Selain cadangan, catatan sumber daya batu bara untuk periode sama, dengan total 91,6 miliar ton. Rinciannya, untuk kategori kalori rendah sebanyak 29,7 miliar ton, kalori sedang sebesar 51,9 miliar ton, kalori tinggi sebanyak 7,2 miliar ton, dan kalori sangat tinggi sebanyak 2,8 miliar ton.
Baca Juga: Inilah Harta Karun Indonesia Paling Wangi di Dunia
Pada tahun lalu realisasi produksi batu bara RI sebesar 614 juta ton atau 98,2% dari target 625 juta ton. Dari total produksi itu, mayoritas diekspor dan hanya sekitar 21%-nya saja yang dipakai untuk kebutuhan dalam negeri.
Lihat Juga :