Menteri ESDM Potong Anggaran Perjalanan Dinas, Untuk Apa?

Rabu, 24 Juni 2020 - 18:54 WIB
loading...
Menteri ESDM Potong...
Kementerian ESDM optimalisasi pemotongan anggaran perjalanan dinas. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Arifin Tasrif menggeser alokasi anggaran dari tidak prioritas dialihkan ke program pengadaan infrastruktur energi di daerah. Realokasi anggaran tersebut digeser dari optimalisasi anggaran non operasional antara lain pemotongan anggaran perjalanan dinas dan paket meeting.

"Kami menyepakati persetujuan antara Komisi VII DPR untuk melakukan optimalisasi anggaran infrastruktur tersebut dengan melakukan penyesuaian pagu anggaran," ujar dia saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

(BACA JUGA: Anggaran Prioritas Dipotong, DPR Sentil Menteri ESDM)

Menurut dia penyesuaian anggaran tersebut harus dibarengi dengan optimalisasi serapan anggaran di daerah penerima manfaat dari program pembagian konverter kit. Sebab itu pihaknya meminta kerja sama dengan Komisi VII DPR agar melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah karena implementasi anggaran tahun ini hanya tersisa enam bulan lagi.

"Kami mohon dukungan dari pimpinan dan anggota Komisi VII DPR, karena harus berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemda menginaktat waktu pelaksanaan kegiatan 2020 hanya tersisa enam bulan ke depan," kata dia.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial menjelaskan perjalanan dinas dan paket meeting masuk dalam bagian pemangkasan anggaran non operasional Kementerian ESDM dengan total mencapai Rp1,6 triliun. Adapun pos anggaran perjalanan dinas dan paket meeting sebesar Rp536,8 miliar dipangkas sebesar Rp235,72 untuk dialihkan pengadaan kembali konverter kit gratis kepada nelayan dan petani, pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), dan pengerjaan sumur bor air tanah.

"Usulan kami perjalanan dinas dan paket meeting digeser untuk infrastruktur. Kami potong 35-45% sampai akhir tahun," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Rekomendasi
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Berita Terkini
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved