Luhut Siapkan Tim Sosialisasi Pembelian Minyak Goreng Curah Rakyat

Jum'at, 24 Juni 2022 - 15:21 WIB
loading...
Luhut Siapkan Tim Sosialisasi Pembelian Minyak Goreng Curah Rakyat
Pastikan proses distribusi minyak goreng curah rakyat pakai aplikasi PeduliLindungi berjalan maksimal. Menko Luhut juga mensiapkan Task Force untuk menyebarluaskan informasi terkait transisi sistem baru ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, proses distribusi minyak goreng curah rakyat (MGCR) menggunakan aplikasi PeduliLindungi berjalan dengan maksimal. Ia juga telah membentuk Task Force untuk menyebarluaskan informasi terkait transisi sistem baru kepada masyarakat.

"Tim ini nantinya akan menyediakan berbagai saluran informasi untuk melayani pertanyaan ataupun keluhan yang muncul dari masyarakat terkait pembelian MGCR," ujar Luhut lewat keterangan resminya, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Anti Bobol, Pasokan dan Distribusi Minyak Goreng Curah Diawasi Pakai Aplikasi

Lebih lanjut Luhut menjelaskan, masa sosialisasi akan dimulai besok Senin (27/6) dan akan berlangsung selama dua minggu ke depan.

"Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET),” ujar Luhut.

Baca Juga: Siasat Baru Pembelian Minyak Goreng Curah Dimulai, Apa Itu?

Untuk jumlah pembelian, Menko Luhut mengatakan, bahwa pembelian MGCR di tingkat konsumen akan dibatasi maksimal 10 kg untuk satu NIK per harinya dan dijamin bisa diperoleh dengan harga eceran tertinggi, yakni Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram.

Sambung dia, masyarakat nantinya dapat mengakses segala informasi terkait sosialisasi penjualan dan pembelian MGCR melalui kanal media sosial instagram @minyakita.id dan juga website linktr.ee/minyakita.

“Ini merupakan upaya bersama dari Kementerian dan Lembaga terkait untuk mengurai masalah terkait minyak goreng. Pada tahap awal tentu akan membutuhkan penyesuaian, tapi saya yakin masyarakat pasti bisa cepat beradaptasi dengan sistem baru ini, karena tujuannya adalah untuk kebaikan bersama,” pungkas Menko Luhut.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1598 seconds (11.97#12.26)