Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Pengecer: Ngapain Sih, Ribet!
Senin, 27 Juni 2022 - 14:28 WIB
loading...
Penjual migor rakyat di Pasar Kramat Jati, Jakarta. FOTO/MPI/Advenia Elisabeth
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah menyosialisasikan pembelian minyak goreng curah menggunakan aplikasi PeduliLindungi mulai hari ini. Pengecer maupun penjual minyak goreng mengaku keberatan jika harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
"Ngapain pakai PeduliLindungi, ribet. Kebijakan yang pakai KTP aja udah ribet, ini ditambah lagi pakai PeduliLindungi," ujar Jesika kepada MNC Portal Indonesia di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (27/6/2022).
Baca Juga: Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Hanya Persulit Masyarakat
Dia mengatakan, saat ini dirinya menjual minyak goreng curah menggunakan KTP. Sistem ini ia jalankan sejak program MigorRakyat diluncurkan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
"Pembeli kalau beli di saya, pakai KTP. Tapi itu program yang dulu jaman Pak Lutfi. Jadi saya belinya lewat aplikasi Indomarco. Pembeli yang datang ke sini tinggal bawa KTP untuk saya foto sebagai laporan," papar Jesika.
"Ngapain pakai PeduliLindungi, ribet. Kebijakan yang pakai KTP aja udah ribet, ini ditambah lagi pakai PeduliLindungi," ujar Jesika kepada MNC Portal Indonesia di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (27/6/2022).
Baca Juga: Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Hanya Persulit Masyarakat
Dia mengatakan, saat ini dirinya menjual minyak goreng curah menggunakan KTP. Sistem ini ia jalankan sejak program MigorRakyat diluncurkan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
"Pembeli kalau beli di saya, pakai KTP. Tapi itu program yang dulu jaman Pak Lutfi. Jadi saya belinya lewat aplikasi Indomarco. Pembeli yang datang ke sini tinggal bawa KTP untuk saya foto sebagai laporan," papar Jesika.
Lihat Juga :