Lewat Program Pemberdayaan, PT Vale Gencarkan Literasi Tanaman Herbal

Selasa, 05 Juli 2022 - 19:49 WIB
loading...
Lewat Program Pemberdayaan,...
PT Vale melalui Program PPM bersinergi dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur mengadakan workshop dan pelatihan tentang UKBM berbasis herbal di Gedung Ontaeluwu Sorowako, Kecamatan Nuha, Senin (04/07/2022) kemarin. Foto/Dok PT Vale
A A A
LUWU TIMUR - PT Vale melalui Program Pengembangan & Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersinergi dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur mengadakan workshop dan pelatihan tentang Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) berbasis herbal di Gedung Ontaeluwu Sorowako, Kecamatan Nuha, Senin (04/07/2022) kemarin. Para peserta terdiri dari tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Nuha dan anggota Himpunan Penggiat Herbal Organik (HIPHO) Sorowako

Kegiatan akan berlangsung sampai Selasa hari ini. Para peserta akan mendapatkan pengetahuan tentang pengobatan tradisional. Tujuannya, agar keberadaan Panti Sehat yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat pada awal Juni 2022 dan sebagai kontribusi Program PPM PT Vale Indonesia dapat lebih diketahui dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Baca Juga: PT Vale Vaksin Ribuan Karyawan hingga Pekerja Kontraktor

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr Rosmini Pandin, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya selama ini PT Vale terus membuktikan komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.

Rosmini memaparkan, karena keberadaan Panti Sehat tergolong baru dan satu-satunya di Sulawesi Selatan, maka penting agar masyarakat punya pengetahuan dasar pengobatan herbal.

Dia berharap pelatihan tersebut bisa dimanfaatkan oleh para peserta untuk diterapkan ke masyarakat luas, sehingga pengobatan budaya herbal untuk sehat dan mandiri itu benar-benar termanfaatkan.

"Kami bersyukur, dengan program dari PT Vale ini masyarakat bisa terbantu, petugas kesehatan juga terbantu. Dan ini langka, satu-satunya di Sulawesi Selatan sehingga harus kita dukung bersama, saya yakin banyak orang tertarik," papar Rosmini.

Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra, menuturkan inisiatif UKBM berbasis herbal dan penyehat tradisional ini diharapkan menjadi pilihan masyarakat yang sejalan dengan upaya Asuhan Mandiri (ASMAN) dari Pemerintah.

“Kita membayangkan kedepannya, adanya kemandirian masyarakat pasca tambang di bidang Kesehatan. Melalui kekayaan alam tersedia di sekitar termasuk herbal , masyarakat tidak hanya bisa memanfaatkan tanaman obat dan meminimalisasi penggunaan obat kimia, tetapi juga diharapkan meminimalkan biaya layanan Kesehatan yang sejauh ini dirasakan cukup tinggi, serta di sisi lain mampu melihat peluang bisnis untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan mendukung stabilitas ekonomi Luwu Timur pascatambang,” tuturnya.

Program UKBM Herbal berlangsung sejak 2016 dan menjadi salah satu program unggulan PPM PT Vale . Melalui program ini, masyarakat diberikan pengetahuan mengenai ekologi tanah, herbal dasar, jenis penyakit hingga penanganannya dengan tanaman herbal, pengolahan hasil tanaman berkhasiat obat (TOBAT), kewirausahaan, hingga keterampilan pijat refleksi dan tradisional serta hipnoterapi. Hingga kini total warga yang mengikuti program tersebut mencapai 323 orang, terdiri 299 perempuan dan 24 laki-laki.

Implementasi dari program UKBM Herbal tersebut yakni hadirnya Panti Sehat yang berlokasi di samping Gallery Kareso Anatowa, Sorowako, Luwu Timur persis di depan Akademi Teknik Sorowako. Masyarakat akan mendapatkan pelayanan berupa konsultasi kesehatan, pijat refleksi, ramuan herbal dalam bentuk simplisia ataupun diseduh, dan juga berbagai minuman herbal kemasan.

Baca Juga: Akselerasi Dekarbonisasi PT Vale, Jaga Keberlanjutan Masa Depan

“Apresiasi kita terhadap komitmen Pemda Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan yang terus memberikan dukungannya, setelah sebelumnya memfasilitasi perizinan, dan konsisten dalam pembinaan, termasuk berencana meningkatkan status panti sehat HIPHO ini menjadi griya sehat kedepannya, yang sejauh ini di Sulawesi Selatan baru ada 1 yaitu di Kota Makassar," tuturnya.

Hal serupa disampaikan kepada Bappelitbanda Luwu Timur yang turut mendorong inisiatif Martabak berdasi (mari rangkul penderita diabetes & hipertensi) dari Puskesmas Nuha sebagai inovasi layanan publik di bidang kesehatan yang mewakili Kabupaten Luwu Timur dalam upaya promosi & preventif kesehatan masyarakat.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Menteri ESDM Perpanjang...
Menteri ESDM Perpanjang Izin Tambang Vale 20 Tahun
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Jaga Iklim Investasi...
Jaga Iklim Investasi di Bumi Nikel
PT Vale Bantu Bangun...
PT Vale Bantu Bangun RKB Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-Khairaat di Morowali
Pertandingkan Tiga Cabor,...
Pertandingkan Tiga Cabor, Vale Cup jadi Ajang Cetak Atlet Unggul
Rekomendasi
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
Inovasi Program Makan...
Inovasi Program Makan Siang Gratis, Berikut Manfaat Susu Ikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved