Lagi, The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin

Kamis, 28 Juli 2022 - 06:43 WIB
loading...
Lagi, The Fed Kerek...
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed resmi mengumumkan kenaikan suku bunga acuan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed resmi mengumumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar tiga perempat poin atau 75 bps pada pertemuan dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (FOMC).

Para pejabat Fed memilih dengan suara bulat keputusan tersebut yang membuat patokan suku bunga AS berada di kisaran 2,25% - 2,5%.

Kenaikan 75 basis poin ini mengangkat patokan suku bunga Fed berada di kisaran 2,25% - 2,5%. Ini juga menandai kenaikan suku bunga keempat Fed sejak Maret, dan merupakan laju pengetatan tercepat sejak 1981, dikutip dari Associated Press (AP), Kamis (28/7/2022) dini hari.

Baca juga: Harga Minyak Bergolak Jelang Rilis Kebijakan Suku Bunga The Fed

Tingkat suku bunga AS saat ini menyamai siklus pengetatan di tahun 2016-2018, yang membawa suku bunga acuan ke wilayah yang dianggap Fed netral, yakni tidak mendorong atau memperlambat ekonomi.

Sebelumnya, sejumlah pengamat memproyeksikan Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, melanjutkan kenaikan yang sama pada pertemuan Juni lalu.

Gubernur Fed Jerome Powell menegaskan langkah ini diambil demi menahan gejolak inflasi, mengingat indeks harga konsumen AS mengalami lonjakan cukup signifikan pada periode terakhir sebesar 9,1% yoy, yang notabene tertinggi sejak 1981.

Dengan suku bunga pinjaman yang tinggi, maka hal itu akan membuat warga AS akan membayar lebih mahal atas cicilan rumah, pinjaman mobil ataupun kredit bisnis sejenis.

Pada gilirannya, dengan kondisi seperti itu, maka konsumen kemungkinan akan mengurangi aktivitas peminjaman dan urusan belanja barang, yang diharapkan dapat mendinginkan ekonomi dan memperlambat laju inflasi.

Baca juga: Zelensky Ceramahi Rakyat Amerika Soal Inflasi dan Covid-19: Itu Tak Ada Apa-apanya

Namun, hal tersebut dikhawatirkan dapat memukul pertumbuhan ekonomi AS dan membawanya masuk dalam jurang resesi.

Sejumlah analis sebelumnya meyakini tanda-tanda bahwa ekonomi Paman Sam bakal melambat dan bahkan mungkin menyusut pada paruh pertama tahun ini.

Seiring hal itu, kekhawatiran terhadap Fed pun semakin menguat bahwa mereka akan bertindak lebih agresif yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan aktivitas ekonomi yang dapat menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkatnya pengangguran.

Sementara itu, lonjakan inflasi dan ketakutan akan resesi juga telah mengikis kepercayaan konsumen dan menimbulkan kecemasan publik terkait kondisi makro ekonomi.

Hal tersebut juga mengirimkan sinyal waspada bagi negara-negara berkembang yang masih bergantung terhadap investasi asing yang menggunakan mata uang dolar.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Rekomendasi
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Berita Terkini
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved