Tren Kenaikan Suku Bunga Bikin Pengusaha Jadi Ogah Pinjam Uang ke Bank

Jum'at, 29 Juli 2022 - 23:24 WIB
loading...
Tren Kenaikan Suku Bunga Bikin Pengusaha Jadi Ogah Pinjam Uang ke Bank
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi mengatakan, hal ini akan berpengaruh pada daya minat pengusaha meminjam uang di bank karena adanya kenaikan suku bunga. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tren kenaikan suku bunga sedang terjadi sebagai upaya meredam lonjakan inflasi, yang salah satunya disebabkan kondisi geopolitik.Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi mengatakan, hal ini akan berpengaruh pada daya minat pengusaha meminjam uang di bank karena adanya kenaikan suku bunga.

"Kemenkeu (Kementerian Keuangan) merilis apabila terjadi tekanan inflasi tinggi di AS, maka berpotensi menaikkan suku bunga acuan. Ketika suku bunga tinggi, konsumen akan mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi atas uang yang mereka simpan di rekening bank ," terang Diana kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (29/7/2022).

Baca Juga: Ramalan Sri Mulyani: BI Bakal Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 4,5%

"Itu juga membuat minat untuk meminjam uang di bank justru menjadi menurun, tentunya ini akan berpengaruh juga terhadap program pemulihan ekonomi nasional yang saat ini sedang berlangsung," tambahnya.

Amerika Serikat (AS) mencatatkan pertumbuhan negatif alias kontraksi produk domestik bruto (PDB) sebesar 0,9% pada kuartal II/2022 secara tahunan (year-on-year/yoy). Penurunan kedua kalinya secara berturut-turut ini membuat AS secara teknis mengalami resesi.

Baca Juga: Lagi, The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin

Diana mengungkapkan, kondisi perekonomian global saat ini memang masih diliputi oleh ketidakpastian, beberapa aktivitas perekonomian di Amerika juga mengalami kontraksi. Ia menilai, hal ini semakin memperkuat risiko akan terjadinya resesi perekonomian dunia.

"Hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini Amerika Serikat adalah raksasa perekonomian dunia, jadi apabila Amerika Serikat terjadi resesi, maka ekonomi dunia juga terancam akan mengalami hal yang sama," ujarnya.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3544 seconds (11.252#12.26)