Tahun Depan BLT Covid Akan Diubah untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 15:35 WIB
loading...
Tahun Depan BLT Covid Akan Diubah untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem
Tahun depan BLT Covid akan dihapus. Foto/EkoPurwanto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi A. Halim Iskandar mengungkapkan, dengan dihapusnya anggaran untuk penanganan pandemi, juga bakal menghapus BLT (bantuan langsung tunai) Covid-19 pada tahun 2023.

Baca juga: Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di 5 Provinsi Ini, Wilayah Ganjar Termasuk?

Meski demikian, menteri yang akrab disapa Gus Halim itu menegaskan bahwa bantuan tersebut bakal dikonversi dengan bantuan lain yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem yang ada di desa.

"2023 ketika pandemi ini sudah tidak ada lagi karena dampaknya sudah bisa ditangani, tentu BLT dana desa yang kebijakannya berdasarkan kondisi pandemi akan diubah," ujar Gus Halim dalam sesi Ngopi Bersama Gus Menteri, dikutip Jumat (12/8/2022).

Menurut Gus Halim, BLT pada tahun 2023 kemungkinan masih dianggarkan, namun bukan untuk penanganan pandemi yang penyalurannya lebih lebih luas. Akan tetapi untuk penanganan kemiskinan ekstrem.

"Bisa saja tetap ada BLT, tetapi narasi pembangunan berbeda, tahun 2023 narasi yang mendasari penggunaan dana desa BLT adalah percepatan penanganan kemiskinan ekstrem," jelasnya.

Jumlahnya pun kemungkinan bakal berbeda daripada bantuan pada saat penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, tahun 2023 hanya fokus pada penanganan kemiskinan ekstrem.

Baca juga: Kurma Citayam Curhat soal Keluarga, sang Ayah Menikah Lagi dan Bersenang-senang dengan Istri Baru

"Tahun 2023 tetap (ada) BLT, tapi yang dapat adalah (masyarakat) miskin ekstreem. Prediksi saya jumlahnya menurun, karena melawan kemiskinan ekstrem lebih kecil," pungkas Gus Halim.

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1877 seconds (11.210#12.26)