Ekonomi Membaik, MNC Asset Optimistis Prospek Investasi Keuangan Sangat Cerah

Minggu, 14 Agustus 2022 - 09:24 WIB
loading...
Ekonomi Membaik, MNC Asset Optimistis Prospek Investasi Keuangan Sangat Cerah
Head of Investment MNC Asset Management Ipan Samuel Hutabarat saat memaparkan materi terkait literasi keuangan dalam NAVI Festival di Kantor Mirae Asset Sekuritas, Kota Bandung, Sabtu (13/8/2022). Foto/MPI/Agung Bakti S
A A A
JAKARTA - Seiring pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 dan gencarnya kampanye literasi keuangan oleh pemerintah, prospek sektor investasi keuangan diyakini sangat cerah.

Hal itu dikemukakan Head of Investment MNC Asset Management Ipan Samuel Hutabarat di sela event NAVI Festival hasil kerja sama PT Mirae Asset Sekuritas dan MNC Asset Management di Kantor Mirae Asset Sekuritas, Jalan Ir H Juanda Nomor 38, Kota Bandung, Sabtu (13/8).

"(Prospek investasi keuangan) masih sangat cerah karena market untuk aset keuangan itu sangat banyak," ungkapnya, dikutip Minggu (14/8/2022).

Ipan melanjutkan, sektor investasi keuangan di Indonesia masih dalam tahap perkembangan. Dengan terus digalakkannya literasi keuangan oleh pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan badan pengawas investasi keuangan lainnya, dana yang masuk ke sektor-sektor keuangan khususnya reksa dana kian masif dan tentunya menguntungkan bagi para investor. "Pasti, itu sangat menguntungkan," imbuhnya.

Baca juga: Investor Pasar Modal Tumbuh 370%, Ketua OJK Melihat Peluang Plus Tantangan

Meski begitu, Ipan menilai bahwa literasi keuangan masyarakat Indonesia harus terus ditingkatkan. Pasalnya, di negara-negara maju, hampir 100% warganya telah memahami investasi keuangan dan memberikan keuntungan besar bagi mereka.

"Kalau di kita masih sangat kurang, maka butuh peran semua pemangku kepentingan, pemerintah dan kita (perusahaan aset management) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat lebih tahu apa yang mereka investasikan dan di mana diinvestasikannya," jelasnya.

Ipan menambahkan, masyarakat yang hendak terjun berinvestasi harus pula memahami potensi risiko yang bakal dihadapinya, agar menguntungkan dan menekan potensi kerugian.

Tak kalah penting, kata dia, masyarakat pun harus tahu ke mana investasi tersebut akan ditujukan, termasuk mengetahui siapa yang mengelola investasinya.

"Seperti MNC Asset Management yang sudah kita tahu track record-nya sudah sangat lama dan sudah menghadapi berbagai macam krisis serta masih berdiri kokoh hingga saat ini," katanya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1015 seconds (10.55#12.26)