alexametrics

Pengembangan Kawasan Industri Batang, Erick Minta Proposal Ekosistem Investasi

loading...
Pengembangan Kawasan Industri Batang, Erick Minta Proposal Ekosistem Investasi
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Kawasan Industri Batang ini juga harus dipadukan dengan industri di Jateng lainnya seperti di Brebes, Kendal, dan pariwisata Borobudur. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan, Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah siap dibangun sebagai upaya menggenjot investasi. Terkait hal itu, Erick memastikan dukungan dari BUMN seperti PLN dari segi kelistrikan dan Pertamina terkait gas bakal diberikan agar target yang dicanangkan di Kawasan Industri Batang ini bisa tercapai.

(Baca Juga: Bahlil: Investor Kawasan Industri Tidak Perlu Beli Lahan di Batang)

Ia berharap dengan dukungan semua pihak tujuan khususnya untuk meningkatkan investasi bisa terwujud. Nantinya terang dia Kawasan Industri Batang ini juga harus dipadukan dengan industri di Jateng lainnya seperti di Brebes, Kendal, dan pariwisata Borobudur. Selain itu, pengembangannya bisa melengkapi kawasan industri di Pulau Jawa setelah sebelumnya ada di Cikarang, Jawa Barat dan Gresik, Jawa Timur.

"Saya mendapat dukungan Kemenko Maritim dan BKPM untuk segara menyusun proposal ekosistem investasi untuk mitra strategis yang akan kita follow up. Tentunya dengan kujungan ke beberapa negara dan bersama-bersama potensi di kawasan industri batang," kata Erick Thohir saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau Kawasan Industri Batang yang juga disiarkan secara virtual, Selasa (30/6/2020).



(Baca Juga: Kawasan Industri Batang Diresmikan, Erick Thohir: Jawa Jadi Pusat Manufaktur)

Sambung dia menginstruksikan pada perusahaan BUMN untuk memberikan fasilitas pada kawasan industri Batang. Salah satunya pengadaan gas dan listrik dalam mendukung pengembangan kawasan industri Batang. "Saya mengundang dan meminta direksi BUMN yang bertanggung jawab atas PLN dengan menyediakan listrik lalu Pertamina menyalurkan gasnya," paparnya.



Dia pun optimis pengembangan kawasan Industri Batang akan selesai 6 bulan sejalan target yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. "Kita lakukan targetnya berjalan yang dilakukan Bapak Jokowi untuk diselesaikan enam bulan kedeoan dan kita siap medukung proyek batang," jelasnya.
(akr)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top